Pobsi Samarinda Buka Bursa Pencalonan Ketua Baru, Calon Ketua Wajib Siapkan Rp 2 Juta

Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia atau Pobsi Samarinda membuka calon pendaftaran ketua umum, berlangsung di KONI Kaltim

Pobsi Samarinda Buka Bursa Pencalonan Ketua Baru, Calon Ketua Wajib Siapkan Rp 2 Juta
tribunkaltim.co/imaduddin Abdur Rachim
Atlet biliar Kaltim saat latihan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia atau POBSI Samarinda membuka bursa pencalonan ketua untuk kepengurusan baru.

Hal itu diungkapkan Aminullah selaku ketua caretaker Pobsi Samarinda yang menyatakan Pobsi Samarinda membuka pendaftaran calon ketua terhitung pada tanggal 23 - 30 September 2019 mendatang.

"Pendaftaran dan pengambilan formulir di Ruang Media dan Humas KONI Kaltim Jalan Kesuma Bangsa Nomor 1," katanya.

Lepas 12 Atlet Biliar Kaltim, Ketua Harian KONI Kaltim Terus Ingatkan Ini Kepada Atlet

KONI Kaltim Pantau Atlet Biliar Jelang Pra PON, Targetkan Raih Dua Medali

Usai Pelantikan Ketua POBSI, Digelar Kejuaraan Open Kaltim Biliar

Balikpapan Targetkan 3 Atlet Biliar Bisa Lolos Pra PON, Sementara Baru 1 yang Lolos Tanpa Seleksi

Lebih lanjut, ada beberapa syarat untuk menjadi bakal calon ketua Pobsi Samarinda.

Antara lain mengantongi 30 persen atau minimal 6 dukungan klub yang terdaftar di Pobsi Samarinda.

Nantinya surat dukungan tersebut harus ditandatangani ketua umum, berstempel dan dibubuhi materai 6.000.

Juga surat dukungan yang sudah diserahkan tidak bisa ditarik kembali.

Amin pun mengatakan akan menindak tegas jika nantinya terbukti ada surat dukungan ganda.

"Jika terbukti ada surat dukungan ganda kami anggap gugur," tegasnya.

Dalam pengambilan formulir pendaftaran calon ketua juga diwajibkan untuk menyerahkan dana partisipasi sejumlah Rp 2 juta kepada tim penjaringan dan penyaringan.

Dana partisipasi tersebut dijelaskan Amin sebagai tanda keseriusan dari bakal calon ketua tersebut dan akan digunakan untuk pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) nantinya.

"Dan saat pengembalian formulir harus diserahkan langsung bakal calon," ungkapnya.

Dana partisipasi yang diserahkan para pendaftar digunakan untuk pelaksanaan jalannya muskot," jelasnya.

Masa penjaringan dan penyaringan berlangsung selama 14 hari, satu minggu untuk penjaringan dan satu minggu lagi penyaringan calon.

Setelah masa penjaringan dan penyaringan selesai, Muskot akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. (*)

Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved