Hasil Tes Kromosom Bocah Berkelamin Ganda Keluar, AR Dinyakan Sebagai Laki-laki,

Hasil pemeriksaan cek kromosom terhadap AR (3), bocah yang mengalami kelainan kelamin asal Cianjur, Jawa Barat dinyatakan bahwa ia sebagai laki-laki.

Hasil Tes Kromosom Bocah Berkelamin Ganda Keluar, AR Dinyakan Sebagai Laki-laki,
TribunKaltim.CO/HO
AR bocah yang alami kelamin ganda 

TRIBUNKALTIM.CO,CIANJUR–Hasil pemeriksaan cek kromosom terhadap AR (3), bocah yang mengalami kelainan kelamin asal Cianjur, Jawa Barat dinyatakan bahwa ia sebagai laki-laki.

Hal ini jelas memberikan kebahagiaan rasa lega bagi orangtua dan keluarga bocah tersebut.

Meski sudah mengetahui hasil pemeriksaan bahwa ia laki-laki, namun untuk memiliki organ vital yang sempurna,  bocah asal Kampung Mareleng, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat masih butuh waktu

Hari Ini Penentuan Apakah AR Bocah Kelamin Ganda Jadi Laki-laki atau Perempuan

AR Miliki Kelamin Ganda, Ingin Jadi Laki-laki dan Marah Disebut Seorang Wanita

“Hasilnya (cek kromosom) 54 persen AR dinyatakan sebagai laki,-laki,” kata Ela Hayati (47), bibi AR, saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Senin (23/9/2019).

 Ela mengatakan, hasil medis dari pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung itu disambut gembira, mengingat selaras dengan keinginan pihak keluarga dan AR sendiri.

“Soalnya anaknya juga selalu bilang ingin jadi laki-laki, ingin jadi cowok, lalaki. Begitu kalau bicara ke keluarga, kalau ada yang bercanda bilang dia perempuan, suka marah,” ujar Ela.

Meski organ intim perempuan pada tubuh AR cenderung lebih berfungsi sebagai saluran kencing, namun sejak lahir AR dinyatakan sebagai laki-laki.

“Sehingga sejak kecil oleh orangtua dan keluarga diperlakukan dengan pola asuh seorang anak laki-laki, sehingga sifat dan perilakunya lebih kentara laki-laki,” tutur Ela.

Meski begitu, AR belum bisa serta merta menjalani operasi, karena masih harus menjalani fase suntik hormon untuk pembentukan organ vital atau kelaminnya.

Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis, Dirantai dan Dipukul Bila Tak Bawa Pulang Uang

Kasus Tindak Asusila Oknum Polisi Pada Lima Bocah SD di Balikpapan, Ini Komentar Kementrian PPPA

“Paling sedikit lima kali harus suntik hormon dulu untuk menambah ukurannya. Sekali suntik biayanya Rp700.000 dan itu informasinya tidak di-cover BPJS,” ujar Ela.

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved