Lewat Aplikasi Bridge Base Online, Atlet Kaltim Bisa Ujicoba dengan Atlet Pulau Jawa
Menuju PON Papua, atlet Bridge yang tergabung di Gabungan Bridge Seluruh Indonesia atau Gabsi Kaltim latihan via aplikasi Bridge Base Online
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebanyak 18 atlet Bridge, yang terdiri dari 3 pasang putra, 3 pasang putri dan 3 pasang atlet mix (gabungan) melaksanakan TC untuk persiapan Pra PON.
Wakil Ketua II Pengurus Provinsi (Pengprov) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia atau Gabsi Kaltim, Herry Yudisthira, mengatakan TC hanya berlangsung 21 hari.
Kendati KONI Kaltim memberi jatah TC selama sebulan.
• Bridge Tetap Dipertandingkan di PON Papua, Bulan Depan Mulai Pra PON di Kendari
• Seleksi Bridge, Balikpapan Dominasi Atlet di Pra PON 2020
• Tahun Ini Festival Budaya Indonesia di Inggris Digelar di Jembatan Tower Bridge, Undang DMasiv
"Atlet kami sudah TC zebelumnya, mereka latihan terpisah ada yang di Balikpapan, juga ada di Samarinda," katanya.
Diketahui untuk Pra PON cabang olahraga Bridge akan berlangsung pada tanghal 17-22 Oktober 2019 mendatang di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dijelaskan lebih lanjut juga saat ini latihan atlet Bridge bisa dilakukan secara online tidak menggunakan meja.
Melainkan dengan aplikasi bernama Bridge Base Online dan dapat diakses melalui smartphone.
Tentu hal ini semakin memudahkan atlet bridge Kaltim untuk melakukan uji tanding, bahkan dengan atlet di Pulau Jawa sekalipun.
"Bisa, pakai aplikasi, tapi ya tetap sih idealnya memang bertemu," ucapnya.
Bridge sendiri dikabarkan menjadi salah satu cabor yang bakal dicoret pada PON Papua dari total 10 cabor.
Meski kabar tersebut sudah diketahui atlet, sebelum ada surat keputusan (SK) resmi dari KONI Pusat, maka persiapan berjalan seperti biasa.
"Ya kami persiapan tetap jalan seperti biasa," serunya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kini-atlet-bridge-bisa-berlatif-via-bridge-base-online.jpg)