Breaking News:

Kisah Inspiratif

Penjual Pisang Sekolahkan 3 Anaknya Jadi Sarjana (2): Tinggal Numpang yang Penting Anak Bisa Kuliah

SETIAP orangtua menginginkan anaknya menjadi orang sukses. Tak jarang orangtua bekerja membanting tulang demi menyekolahkan anaknya setinggi mungkin.

Penulis: Purnomo Susanto | Editor: Sumarsono
Tribun Kaltim
HIDUP SEDERHANA - Wa Irundi, ibu tiga anaknya ini hidup sederhana. Namun, dia bertekah menguliahkan tiga anaknya hingga menjadi Sarjana. 

TRIBUNKALTIM.CO - SETIAP orangtua menginginkan anaknya menjadi orang sukses. Tak jarang orangtua bekerja membanting tulang demi menyekolahkan anaknya setinggi mungkin.

Wa Irundi, salah satu orangtua itu yang sehari-hari berjualan pisang, namun berhasil menjadikan tiga orang anaknya sebagai Sarjana.

Sejak kecil, menikah sampai memiliki empat anak, Irundi tinggal nebang di rumah orangtuanya. Bahkan, sampai anak-anaknya sekolah hingga kuliah, Irundi tetap tinggal di rumah kayu berukuran 6x12 milik orangtuanya tersebut.

Pernah, Irundi tinggal bersama keluarga dengan mengontrak rumah. Dengan penghasilan pas-pasan, Irundi lebih memilih kembali tinggal bersama orangtua.

Menuju rumah Irundi, harus membutuhkan fisik yang cukup kuat. Sebab, rumahnya berada di atas bukit.

Bagi Irundi dan keempat anaknya serta warga di sana, itu merupakan aktivitas yang sudah biasa. Untuk sepeda motor sekalipun tidak dapat dikendarai sampai menuju rumah. Jalan dalam gang hanya cukup untuk berjalan kaki.

"Pernah saya tinggal ngontrak, dan berpisah dengan orangtua. Tapi, biaya hidup di Samarinda semakin tinggi.

Uang kami juga pas-pasan untuk hidup sehari-hari. Bisa dikatakan kekurangan," ujarnya kepada Tribun saat menemui di rumahnya, Jalan Otto Iskandardinata, Gang Gunung Sejuk, RT 33, Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir, Jumat (20/9) sore.

"Kami memilih kembali tinggal bersama orangtua saya. Sekaligus juga saya, suami dan empat anak saya menjaga orangtua yang memang sudah renta.

Kalaupun selama ini saya mencoba memaksa tidak tinggal dengan orangtua, dan mengontrak rumah, takutnya saya tidak bisa menyekolahkan anak-anak," paparnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved