Kasus Mayat Wanita Tanpa Celana Akhirnya Terkuak, Berawal dari Iyakan Ajakan Paman Mencari Ikan

Akhirnya terungkap, pelaku pembunuhan mayat wanita tanpa celana ini ternyata orang terdekat korban.

Kasus Mayat Wanita Tanpa Celana Akhirnya Terkuak, Berawal dari Iyakan Ajakan Paman Mencari Ikan
FB Polres Palangka Raya
Hasil rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) kasus mayat wanita tanpa celana, dengan korban bernama Eka Prihatiningsih (20), Senin (23/9/2019). 

"Pelaku akan dikenakan Pasal 338 KUH Pidana," ujar Kapolres Palangkaraya.

Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (23/9/2019) pagi ini rencananya akan menggelar konferensi pers , terkait pengungkapan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh paman terhadap keponakannya sendiri yang mayatnya di temukan di parit sekitar jalan Sanang Kelurahan Sebaru Kecamatan Sabangau Palangkaraya.

Berikut sejumlah fakta yang telah TribunWow.com rangkum dari kronologi, kejanggalan hasil rekonstruksi hingga pengakuan pelaku.

1. Kronologi Pengungkapan Pembunuhan Kasus Mayat Wanita tanpa Celana

Dikutip TribunWow.com dari BanjarmasinPost.com, Minggu (22/9/2019), mayat wanita tanpa celana ini ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang mencari ikan di sekitar parit, pada Sabtu (21/9/2019).

Warga tersebut bernama Slamet (33) warga setempat yang saat itu, sedang mancing untuk mencari ikan di parit dan pinggiran Jalan Sanang Kelurahan Sabaru.

Saat ditemukan, mayat tersebut dalam kondisi di dalam parit dengan posisi terlungkup dan mulai membusuk.

Keadaan mayat wanita tanpa celana itu mengunakan kaos lapis tiga yakni kaos lengan panjang warna putih, berlapis dengan kaos warna hitam, kaos warna biru dan tidak memakai celana (telanjang).

Dan korban juga memakai kalung logam dengan tulisan 'Dearest'.

Sedangkan kondisi korban saat itu telah hampir menjadi tengkorak dan tubuhnya membusuk.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved