Liga Indonesia

Kemenangan Telak Arema FC Tercoreng, Terancam Denda Lagi Akibat Ulah Aremania

Kemenangan Telak Arema FC Tercoreng, Terancam Denda Lagi Akibat Ulah Aremania ricuh dengan suporter PSS Sleman, BCS di Liga 1 2019

Kemenangan Telak Arema FC Tercoreng, Terancam Denda Lagi Akibat Ulah Aremania
TribunKaltim.co / Nevrianto Hardi Prasetyo
ILUSTRASI - Aremania saat laga di Kalimantan Timur 

Milomir Seslija mengaku tak bisa melihat kejelekan timnya pada pertandingan pekan ke-20 ini, meskipun baginya seharusnya Arema FC mampu mencetak gol lebih banyak.

"Saya tidak bisa melihat kelemahan Arema hari ini.

Kalau Arema FC main seperti sore ini setiap pertandingan, Arema akan jadi salah satu tim terbaik di Indonesia.

Seharusnya kami bisa mencetak enam sampai tujuh gol, tqpi hasil ini patut kami syukuri," ujarnya.

Secara khusus pelatih asal Bosnia itu mengucapkan terimakasih pada Aremania yang memberi dukungan penuh meskipun hari kerja dan juga masig memberikan kepercayaan pada Milomir Seslija untuk jadi pelatih di tengah kondisi tim paceklik kemenangan di empat pertandingan terakhir.

"Terimakasih untuk Aremania yang masih percaya pada saya dan memberi dukungan yang luar biasa sepanjang pertandingan pada tim," jelasnya.

Sementara itu, bicara soal penampilan PSS Sleman, Milomir Seslija menilai jika hari ini Arema FC juga beruntung karena lawan tidak maksimal dalam bermain.

"PSS Sleman bukan tim yang jelek, tiap away mereka tampil sangat bagus, beruntung PSS Sleman sore ini main jelek dan Arema bisa memanfaatkan itu," ungkap Milomir Seslija.

Alasan Sylavano Comvalius Jadi Eksekutor Penalti Arema FC, Hingga Aremania Habis Kesabaran

Arema FC vs Borneo FC, Tim Tamu Harus Waspada, Tuan Rumah Bawa Misi Balas Dendam

Arema FC vs PSS Sleman, Berikut Imbauan Keras untuk Aremania agar Singo Edan Tidak Disanksi Lagi

Laga ini sendiri sempat diwarnai oleh kericuhan suporter antara Aremania dan BCS.

Kericuhan suporter terjadi usai babak pertama Arema FC vs PSS Sleman, Selasa (24/9/2019) sore di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Kericuhan terjadi diduga karena ada suporter PSS Sleman yang nekat datang ke Kanjuruhan padahal sudah dilarang pihak kepolisian.

Dari pantauan Surya di lokasi, nampak ada beberapa titik kerucuhan di tribun ekonomi, dan beberapa suporter yang diduga suporter PSS Sleman diamankan oleh petugas dari amukan massa.

(*)

Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved