Pemprov Kaltara Tanggung Akomodasi dan Transportasi Warganya yang Berobat ke Luar Daerah

Pemprov Kalimantan Utara memberikan bantuan akomodasi dan transportasi pengobatan bagi masyarakat miskin yang dirujuk ke luar

Pemprov Kaltara Tanggung Akomodasi dan Transportasi Warganya yang Berobat ke Luar Daerah
Tribun Kaltim/M Arfan
Pemandangan antrean layanan di Puskesmas Tanjung Selor, Rabu (25/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemprov Kalimantan Utara memberikan bantuan akomodasi dan transportasi pengobatan bagi masyarakat miskin yang dirujuk ke luar Kalimantan Utara dari RSUD Kota Tarakan.

Bantuan ini mencakup akomodasi tiket pesawat, uang harian paling lama 10 hari sebesar Rp 300 ribu per hari, dan uang penginapan maksimal 9 malam yang besarannya Rp 400 ribu per hari untuk 1 orang pasien dan 1 orang pendampingnya.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengungkapkan, bantuan biaya akomodasi dan transportasi masyarakat miskin melakukan pengobatan di luar daerah harus berdasarkan surat rujukan yang dikeluarkan RSUD Kota Tarakan (RSUD Pemprov).

Kekerasan Terhadap Perempuan di Kaltara Menurun, Sebanyak 135 Kasus hingga September 2019

Dianggap Berhasil Bina Inovasi TGG, Gubernur Irianto Sabet Penghargaan dari Mendes-PDTT

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Berjanji, 2 Rumah Sakit Krayan Sebuku Segera Beroperasi Tahun Ini

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Singgung Pra Konstruksi PLTA, Energi Listrik dari Sungai Kayan

"Untuk pengobatannya kan ditanggung BPJS. Tetapi biaya transportasi dan akomodasinya tidak. Untuk itu kita bantu sesuai dengan kemampuan keuangan kita," sebut Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie dalam keterangan resminya, Rabu (25/9/2019).

Sejauh program ini digulirkan pada tahun 2018, sudah 22 masyarakat miskin yang diberi bantuan.

Sistem bantuan ini mengganti ongkos transportasi dan akomodasi pasien selama rujukan.

Dana yang dikeluarkan, akan diganti oleh pemprov Kalimantan Utara.

"Tentunya dengan laporan administrasi yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan perundang-undangan," sebutnya.

Program ini merupakan bantuan sosial tidak terencana. Sepanjang dana masih tersedia dan syarat lengkap, masyarakat miskin yang memohon akan diakomodir.

Berikut syarat permohonan bantuan biaya akomodasi dan transportasi pasien warga kurang mampu:

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved