Hadi Utomo, Anggota Brimob Korban Pesawat Jatuh di Mimika Asal Pati

SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban meninggal dunia termasuk Hadi Utomo anggota Brimob

Hadi Utomo, Anggota Brimob Korban Pesawat Jatuh di Mimika Asal Pati
TribunKaltim.Co/HO
Tim SAR saat berhasil mencapai lokasi jautuhnya pesawat Twin Otter PK CDC, Rabu (25/9/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO,PATI-Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban meninggal dunia,

jatuhnya pesawat perintis jenis Twin Otter DHC 6-400, dengan nomor registrasi PK-CDC dari Timika, Kabupaten Mimika, tujuan Ilaga, Kabupaten Puncak.

Salah satu korban yang meninggal dalam insiden ini adalah anggota Brimob Kompi Batalyon D Resimen II dari satuan Pelopor di Jakarta,

Bhayangkara Muda (Bharada) Hadi Utomo, asal Dusun Rendole, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Pati Jawa Tengah.

Pesawat Twin Otter DHC6-400 Ditemukan, Empat Korban Berhasil Dievakuasi

Sebelum Hilang Kontak, Pilot Pesawat Twin Otter DHC6-400 Tak Melaporkan Ada Kendala

Kapolres Pati, AKBP Jon Wesly Arianto, membenarkan bahwa anggota Brimob atas nama Hadi Utomo berasal dari Kabupaten Pati.

Dari informasi yang ia terima, saat ini jenazah Hadi Utomo sudah dievakuasi, selanjutnya menunggu proses identifikasi dan pengiriman ke rumah duka.

"Iya benar, masih proses pengiriman jenazah. Kami tutur berduka cita sedalam-dalamnya," kata Jon, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/9/2019).

Sementara itu, Danki Brimob Pati, Iptu Taufik Gunoedi, menyampaikan, selama ini almarhum bertugas di Jakarta dan belum pernah berdinas di Pati.

Seluruh jajaran Brimob Pati pun mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya terhadap dedikasi Bharada Hadi Utomo.

"Bharada Hadi Utomo dari Batalyon D Resimen II dari Satuan Pelopor di Jakarta. Kami ucapkan belasungkawa sebesar-besarnya," pungkas dia.

Sebelumnya, pesawat perintis jenis Twin Otter DHC 6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC dari Timika, Kabupaten Mimika tujuan Ilaga, Kabupaten Puncak, hilang kontak, Rabu (18/9/2019) sekitar pukul 11.00 WIT.

Pesawat Perintis Twin Otter DHC6-400 Hilang Kontak, Tim Gabungan Langsung Diterjunkan

21 Tahun jadi TKW dan Hilang Kontak, Turini Bisa Bertemu Suaminya, Terungkap Pekerjaannya di Arab

Pesawat Hilang di Papua Tak Pancarkan Sinyal Suar Penentu Lokasi, Diperkirakan Mendarat Darurat

Pesawat milik PT Carpediem Aviasi Mandiri itu bertolak dari Bandara Mozes Kilangin Timika, pada pukul 10.31 WIT.

Seharusnya, pesawat sudah mendarat di Bandara Ilaga, Puncak, pada pukul 11.09 WIT.

Pesawat yang dipiloti Dasep Sobirin, co-pilot Yudra Tetuko dan mekanik Ujang Suhendra itu mengangkut 1.600 kg beras milik Perum Bulog,

dan membawa seorang anggota Brimob bernama Bharada Hadi Utomo yang bertugas di Ilaga. (*)

Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved