Ini Alasan PT Buma Berencana Merumahkan Puluhan Karyawannya di Berau

Manajemen PT Buma akhirnya angkat bicara terkait aksi unjuk rasa para karyawannya di kantor PT Berau Coal

Ini Alasan PT Buma Berencana Merumahkan Puluhan Karyawannya di Berau
TribunKaltim/Geafry Necolsen
Anjloknya harga batu bara, memaksa sejumlah perusahaan tambang menurunkan produksi batu bara. Hal ini berdampak terhadap pengurangan kebutuhan alat berat dan tenaga kerja. 

TRIBUNKALTIM.CO - Manajemen PT Buma akhirnya angkat bicara terkait aksi unjuk rasa para karyawannya di kantor PT Berau Coal, Kantor Dinasker dan Kantor Bupati Berau, Kamis (26/9/2019) .

Support Manager PT BUMA Lati, Haryono mengatakan, pihaknya melakukan efisiensi lantaran harga batu bara menurun.

Akibatnya, produksi batu bara juga menurun. Hal ini sudah terjadi sejak awal tahun 2019 lalu.

Terancam PHK, Buruh Gelar Demo di Kantor Bupati, Tuntut Pemkab Berau Beri Teguran Keras ke PT Buma

Ikatan Keluarga Besar NTT Temui Bupati Kutim, Bahas PHK Sepihak dari PT WTC

Mogok Kerja Dua Bulan, PT WTC PHK 343 Buruh Sawit di Kutim

Buruh Unjuk Rasa di Kantor Bupati Berau, Tuntut Perusahaan Batu Bara tak Bayar Upah dan PHK Sepihak

Manajemen PT Buma juga mengakui, perusahaan mengalami kelebihan jumlah alat berat dan operator.

"Manajemen Buma telah mengambil berbagai langkah antara lain dengan mutasi kerja, bidang yang lain yang ada di Buma Berau maupun ke site Buma seluruh Indonesia, namun situasi yang sama dihadapi Buma di seluruh indonesia," ungkapnya.

Karena tidak punya pilihan lain, kata Haryono, PT Buma merumahkan karyawan untuk sementara waktu.

"Namun dengan hak sesuai aturan ketenagakerjaan tetap diberikan, seperti gaji pokok, asuransi dan BPJS,” imbuhnya.

Menurutnya, merumahkan karyawan dan PHK diperbolehkan dalam dunia kerja, namun harus sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Pada kondisi yang sulit, seperti berkurangnya produksi, merumahkan karyawan dilakukan sebagai langkah terakhir agar perusahaan tetap dapat berjalan dan menghindari PHK terhadap ribuan karyawan lainnya.

Sekadar diketahui, pekerja PT Buma saat ini berjumlah 4.105 pekerja. Selain itu, keputusan untuk merumahkan 66 karyawanya juga berdasarkan penilaian kinerja.

Halaman
123
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved