Polisi Beberkan Alasan Penangkapan Dandhy Dwi Laksono, Postingan di Medsos Jadi Penyebab

Polisi Beberkan Alasan Penangkapan Dandhy Dwi Laksono, Postingan di Medsos Jadi Penyebab

Twitter / @Dandhy_Laksono
Polisi Beberkan Alasan Penangkapan Dandhy Dwi Laksono, Postingan di Medsos Jadi Penyebab 

Postingan yang dipermasalahkan dan membuat Dhandy Dwi Laksono menjadi tersangka, dilakukan Dhandy pada 22 September lalu, di akun twitternya.

Kicauan Dhandy Dwi Laksono tertanggal 22 September itu adalah:

'Peristiwa di Jayapura (foto 1) dan Wamena (foto 2) hari ini menunjukkan bahwa di Papua tampaknya hanya berlaku satu cara untuk mengatasi segala masalah, yaitu kekerasan. Di Papua risiko menyampaikan aspirasi bukan dipanggil rektor, tapi mati atau luka tembak. Sampai kapan?,'

Kemudian postingan berikutnya yakni 'JAYAPURA (foto 1)

Mahasiswa Papua yang eksodus dari kampus-kampus di Indonesia, buka posko di Uncen. Aparat angkut mereka dari kampus ke Expo Waena. Rusuh. Ada yang tewas," cuit Andi.

Lalu ciutan berikutnya yang disertai gambar masih tentang Papua.

Bunyi ciutan Dhandy Dwi Laksono itu yakni: WAMENA (foto 2)
Siswa SMA protes sikap rasis guru. Dihadapi aparat. Kota rusuh. Banyak yang luka tembak.

Kuasa Hukum Dandhy Dwi Laksono, Alghiffary Aqsa membenarkan kicauan Dhandy soal Papua yang jadi dasar polisi menetapkan Dhandy Dwi Laksono sebagai tersangka, yakni kicauan pada 22 September lalu di twitter.

Bahkan dari penelusuran Warta Kota cuitan kritis Dhandy Dwi Laksono terakhir ia posting Kamis (26/9/2019).

"1. Mengangkat jenderal Orba. Lima tahun berkuasa tak satupun kasus HAM diselesaikan.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved