4 Hari Setelah Sebut Aksi Mahasiswa Ditunggangi, Yasonna Laoly Mundur dari Kursi Menkumham

4 Hari Setelah Sebut Aksi Mahasiswa Ditunggangi, Yasonna Laoly Mundur dari Kursi Menkumham

4 Hari Setelah Sebut Aksi Mahasiswa Ditunggangi, Yasonna Laoly Mundur dari Kursi Menkumham
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Politisi PDI-P Yasonna H Laoly 

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar terbaru datang dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengundurkan diri dari Kabinet Kerja.

Pengunduran diri Yasonna Laoly dari kursi Menkumham sudah disampaikannya melalui surat tertanggal Jumat 27 September 2019.

Diketahui 4 hari setelah menuding aksi unjuk rasa mahasiswa ditunggangi, Yasonna Laoly mengirimkan surat pengunduran diri dari kursi Menkumham kepada Presiden Jokowi.

RKUHP Larang Orang Kumpul Kebo Tapi LGBT Tidak? Begini Penjelasan Menkumham Yasonna Laoly

Dian Sastro Diberi Gelar Puteri Reformasi oleh Sujiwo Tejo, Setelah Disebut Bodoh Menteri Yasonna

Dian Sastro vs Menteri Yasonna Laoly Perang Kata soal Pasal Kontroversi RKUHP, Singgung Kata Bodoh

Diketahui pengunduran diri Ysonna Laoly tak ada kaitannya dengan aksi unjuk rasa mahasiswa.

Melainkan persiapan dirinya dilantik sebagai anggota DPR 2019-2024 pada 1 Oktober mendatang.

Sebab pada Pileg 2019 lalu, Yasonna Laoly menjadi calon legislatif PDIP dari dapil Sumatera Utara I.

Berdasarkan hasil Pileg, Yasona Laoly berhasil melenggang ke Senayan.

Kepala Biro Humas Kemenkumham Bambang Wiyono membenarkan surat pengunduran diri Yasonna Laoly.

"Ya, karena tidak boleh rangkap jabatan," kata Bambang saat dikonfirmasi, Jumat (27/9/2019) malam melansir Kompas.com.

Dalam suratnya, Yasonna Laoly memohon pengunduran diri terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2019, tepat saat ia akan dilantik sebagai anggota DPR.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved