Hasil Pra-PON Pertama Cabor Tinju Tak Sesuai Prediksi, Hanya Mampu Loloskan 2 Petinju Kaltim Ke PON

Hasil Pra-PON Pertama Cabor Tinju Tak Sesuai Prediksi, Hanya Mampu Loloskan 2 Petinju Kaltim Ke PON

Hasil Pra-PON Pertama Cabor Tinju Tak Sesuai Prediksi, Hanya Mampu Loloskan 2 Petinju Kaltim Ke PON
Ho / dok pribadi
Atlet tinju Kaltim yang sukses lolos menuju PON Papua. 

TRIBUNNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menurunkan 13 petinju, tim tinju Kaltim hanya mampu meloloskan dua petinju dalam Pra-Pon yang berlangsung di Ternate, Maluku Utara.

Kedua petinju itu adalah Jihan Bainong Marana (kelas 45 kg putri) dan Budi Gunawan (kelas 49 putra).

Keduanya lolos dengan mengantongi medali perunggu dan lolos ke PON Papua 2020 mendatang.

Siapkan Kejurprov, Persatuan Cricket Indonesia Pantau Atlet Terbaik untuk Pra PON 2020

Bridge Tetap Dipertandingkan di PON Papua, Bulan Depan Mulai Pra PON di Kendari

Seleksi Bridge, Balikpapan Dominasi Atlet di Pra PON 2020

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kaltim, Nasir Balfas, Minggu (29/9/2019) mengaku cukup kecewa dengan hasil tersebut.

Padahal sebelum berangkat ke Pra-PON, Nasir memprediksi dari 13 petinju yang bertanding, minimal ada 6 yang bisa lolos.

Namun rupanya persaingan di zona yang diikuti Kaltim sangat ketat, apalagi petinju dari wilayah tengah dan timur digabung menjadi satu.

"Sangat ketat. Prediksinya tidak segitu, tetapi hasil akhir begitu," serunya.

Setelah Pra-PON Pertama di Ternate, Nasir pun mengatakan pihaknya berencana mengirimkan atlet kembali untuk mengikuti Pra-PON kedua di Bogor, pada Oktober mendatang.

Rencananya, ada 6 petinju yang diikutkan disana.

"Nama-namanya baru mau kita rapatkan. Mudah-mudahan di Pra-PON kedua nnti hasilnya bisa lebih bagus," katanya.

Halaman
123
Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved