Hadapi Para Pengunjuk Rasa, Polisi di Aceh Tengah Kumandangkan Selawat

Mengumandangkan selawat merupakan cara yang dilakukan aparat keamanan di Aceh Tengah saat menghadapi aksi unjuk rasa.

Hadapi Para Pengunjuk Rasa, Polisi di Aceh Tengah Kumandangkan Selawat
TribunKaltim.Co/HO/Kompas.Com
Para personel kepolisian dari Polres Aceh Tengah tampak berpeci saat menghadapi massa aksi menolak sejumlah RUU di Gedung DPRK Aceh Tengah, Senin (30/9/2019). Mereka juga berselawat untuk mencegah kerusuhan atau bentrok yang terjadi saat aksi berlangsung. 

TRIBUNKALTIM.CO,TAKENGON-Mengumandangkan selawat merupakan cara yang dilakukan aparat keamanan di Aceh Tengah saat menghadapi aksi unjuk rasa

Cara mereka sama dengan  yang dilakukan Brimob yang berselawat saat menghadapi massa pendemo pada 10 Mei lalu di Bawaalu RI itu.

Dilansir dari Kompas.Com, upaya mereka berhasil meredam massa yang baru tiba usai melakukan long march dari Lapangan Musara Alun, Jalan Yos Sudarso, sampai Simpang Lima Takengon, Senin (30/9/2019).

Amankan Unjuk Rasa di Balikpapan, Polres Turunkan 750 Personel di DPRD Balikpapan

Rumah Makan Ini Tetap Beroperasi Meski Berada dekat Lokasi Unjuk Rasa di Balikpapan

"Subhanallah, walhamdulillah, walailahaillallah," kalimat selawat yang dibacakan secara berulang di hadapan massa aksi.

Instruksi selawat itu disampaikan dan dipandu oleh Kasatreskrim Polres Aceh Tengah, Iptu Agus Riwayanto Diputra SIK. Polisi yang berselawat itu tampak berada di barisan depan dengan mengenakan peci putih.

Sementara para polwan berjaga di barisan belakang, tepat di depan pintu masuk ruang sidang DPRK Aceh Tengah.

Rombongan Pelajar Masuk Arena Unjuk Rasa di Balikpapan, Long March Nyanyikan Lagu Indonesia Pusaka

Temui Para Pengunjuk Rasa, Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud Justru Disoraki Pencitraan

Aksi Unjuk Rasa di Balikpapan, Begini Walikota Rizal Effendi Menanggapinya, Jangan Rusuh

Unjuk rasa mahasiswa berlangsung tertib setelah massa mendapatkan kepastian dari anggota dewan setempat,

bahwa DPRK Aceh Tengah akan menyurati presiden terkait penolakan sejumlah RUU dan UU, di antaranya RUU KUHP dan UU KPK. (*)

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved