Kakek Iming-imingi Uang Rp 5.000, Dua Bocah Jadi Korban Tak Senonoh

Bocah berinisial D (10) dan Y (10) menjadi korban perbuatan tak senonoh yang dilakukan seorang petani SW (54).

Kakek Iming-imingi Uang Rp 5.000, Dua Bocah Jadi Korban Tak Senonoh
net
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO,LAMPUNG–Bocah berinisial D (10) dan Y (10) menjadi korban perbuatan tak senonoh yang dilakukan seorang petani SW (54).

Warga asal Warga Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus ini mengiming-imingi kedua korban dengan yang sebesar Rp 5.000.

Namun aksi kakek ini terungkap setelah warga yang hendak melaksanakan salat Jumat memergoki perbuatan tak terpuji pelaku. 

Pelaku kini sudah diamankan Polsek Limau setelah ditangkap usai melakukan perbuatan tak senonoh tersebut.

Siswi MTs 12 Tahun Ini Diperlakukan Tak Senonoh, Berawal Dijemput Pelaku dan Ponsel tak Aktif

Guru Agama Ini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara, 10 Anak Laki-laki Jadi Korban Tak Senonoh

Kapolsek Limau AKP Ichwan Hadi mengatakan, kasus pencabulan itu terungkap setelah salah seorang warga yang melintas di dekat gubuk curiga karena ada aktivitas di gubuk itu.

“Karena curiga, warga itu pun lalu menghampiri dan memeriksa. Ternyata, di dalam gubuk, pelaku SW sedang mencabuli kedua korban,” kata Ichwan, Minggu (29/9/2019).

Meski sudah terpergok, SW tidak mengakui sedang mencabuli kedua korban.

Namun, melihat pakaian korban berserakan di dalam gubuk, SW akhirnya mengaku. SW pun diamankan warga lalu dibawa ke Mapolsek Limau.

Dari keterangan pelaku, kata Ichwan, pencabulan itu sudah terjadi beberapa kali.

Modusnya yakni dengan mengiming-imingi korban dengan uang sebesar Rp 5.000 per orang.

Icwan mengungkapkan, pelaku dan kedua korban adalah bertetangga. Mulanya, hanya korban Y yang dicabuli.

D yang hendak bermain bersama Y memergoki mereka. Korban D pun dicabuli sekaligus bersama korban Y.

“Pencabulan itu sudah terjadi 5–6 kali,” kata Ichwan.

Awalnya Pelaku Tawarkan Korban Pekerjaan, Syaratnya Harus Kirim Foto Tak Senonoh

Usai Dibunuh Tiga Pelaku Lakukan Perbuatan Tak Senonoh Kepada Korban, Awalnya Sempat Melawan

Oknum DPRD Kabupaten Malang Diduga Sebar Foto Tak Senonoh, Korban Akan Laporkan ke PKB

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 76 D jo Pasal 81 Ayat (1) dan (2) dan 76 E jo Pasal 82 Ayat (1) perubahan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah,

Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan hukuman 15 tahun penjara. (*)

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved