200 Pohon di Tahura akan Ditebang, UPTD Minta Pengendara Jalan Balikpapan-Samarinda Berhati-Hati

Banyaknya aduan dari masyarakat sekitar soal bahayanya pohon yang menjorok ke sepanjang jalan Balikpapan-Samarinda, yang berada di sekitar Taman Hutan

200 Pohon di Tahura akan Ditebang, UPTD Minta Pengendara Jalan Balikpapan-Samarinda Berhati-Hati
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Pondokan warga di Km 60, Jalan Poros Balikpapan-Samarinda yang masuk kawasan Tahura. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dua hari 200 Pohon di Tahura akan Ditebang, UPTD Minta Pengendara Jalan Balikpapan-Samarinda Berhati-Hati

Banyaknya aduan dari masyarakat sekitar soal bahayanya pohon yang menjorok ke sepanjang jalan Balikpapan-Samarinda, yang berada di sekitar Taman Hutan Raya Bukit Soeharto mendorong Unit Pelaksanana Tekhnis Daerah (UPTD) Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto akan mengambil langkah penebangan.

Kepala UPTD Tahura Bukit Soeharto, Rusmadi mengungkapkan, pada Rabu (2/10/2019) sampai pada Kamis (3/10/2019) pihaknya akan melaksanakan penebangan pohon kepada sedikitnya 200-an pohon di sepanjang Tahura Bukit Soeharto.

Batu Bara di Bukit Soeharto Digali, Satu Pelaku Ditetapkan Sebagai Tersangka

Dishut Sebut Kebakaran di Samarinda Belum Terkategori Karhutla, Dapat Instruksi Jaga Bukit Soeharto

Ahli Hutan Kalimantan Ini Meyakini Bukit Soeharto tak Dicoret & Dipilih jadi Ibu Kota Negara RI

Bukit Soeharto Dicoret, Mencuat Nama Penajam dan Kukar Lokasi Ibu Kota Baru RI di Kalimantan Timur

Penebangan, dibeberkan olehnya, akan dilaksanakan dari pukul 08.00 WITA-15.30 WITA.

"Ya benar sekali, kita akan melaksanakan penebangan pohon di sepanjang Tahura. Tepatnya, di pinggiran jalan Balikpapan-Samarinda. Sedikitnya 200-an pohon di sepanjang jalan itu rencananya akan ditebang," ujarnya saat dihubungi awak Tribunkaltim.co melalui telepon selularnya, pada Selasa (1/10/2019), sore.

"Namun, jumlah tersebut bisa jadi lebih sedikit. Tergantung dengan pendataan kembali oleh tim kami di lapangan saat melaksanakan penebangan.

Jadi, saat dilihat pohon yang masuk pendataan masih tegak dan tidak jabuk maka pohon tersebut akan dipertahankan.

Tapi, kalau pohonnya sudah menjorok ke jalan maka akan ditebang," lanjutnya.

Penebangan pohon, dibeberkan Rusmadi, akan melibatkan aparat kepolisian dari polsek yang berada di dua Kecamatan, yakni Polsek Loa Janan dan Polsek Samboja. Kemudian, penebangan juga akan melibatkan penebang profesional sebanyak 4 orang. Metode penebangan, disampaikan Rusmadi, disesuaikan dengan waktu yang ditentukan oleh penebang.

"Kalau menebang pohon itu tidak bisa sembarangan. Penebang, harus melihat arah angin dan mengetahui dengan jelas saat ditebang pohon tersebut akan rebah ke sebelah mana. Jadi, penebang yang kami sewa ini memang penebang profesional.

Halaman
123
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved