Berita Pemprov Kalimantan Timur

Anggota Legislatif Perempuan se-Kaltim Mendapat Pelatihan

Laki-laki dan perempuan mempunyai hak dan kedudukan yang sama, baik sebagai pelaku maupun pemanfaat pembangunan.

Anggota Legislatif Perempuan se-Kaltim Mendapat Pelatihan
HUMASPROV KALTIM/SENO
H Moh Yadi Robyan Noor pada pembukaan Pelatihan bagi Anggota Legislatif Perempuan se-Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (30/9/2019). 

SAMARINDA - Laki-laki dan perempuan mempunyai hak dan kedudukan yang sama, baik sebagai pelaku maupun pemanfaat pembangunan.

Demikian pesan Gubernur Isran Noor dibacakan Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Setdaprov Kaltim H Moh Yadi Robyan Noor saat membuka Pelatihan bagi Anggota Legislatif Perempuan se-Kaltim di Ruang Pandurata Kantor Gubernur Kaltim, Senin (30/9/2019).

Dikatakan, Undang Undang Dasar 1945 juga secara jelas telah memberikan dasar pemberian persamaan kedudukan antara perempuan dan laki-laki dalam segala aspek kehidupan. Karenanya, dengan keberhasilan dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender, keterwakilan perempuan pada pembangunan di segala bidang akan semakin besar.

“Nantinya juga akan meningkatkan derajat kehidupan kaum perempuan dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya," ucap Yadi Robyan Noor.

Lebih jauh dijelaskan, pengaruh perempuan dalam pembentukan kebijakan akan sangat tergantung kepada kehadiran politikus perempuan dengan jumlah yang signifikan yang akan memudahkan pembentukan kebijakan, terutama yang berkaitan dengan isu-isu seputar perempuan.

Keterwakilan perempuan dapat menciptakan iklim demokrasi yang berkualitas. Representasi kualitatif yang tercermin dalam jumlah kehadiran laki-laki dan perempuan merupakan hal yang sangat penting.

Sebab jumlah perempuan di parlemen, selain dapat memperbesar keanekaragaman ide dan gagasan juga akan menghasilkan substansi yang berkualitas.

“Jumlah perempuan juga mempunyai daya tekan dalam pengambilan keputusan," paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Hj Halda Arsyad dalam laporannya mengatakan kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas perempuan di parlemen. Kemudian memberikan pemahaman dan pengetahuan, agar memahami tahapan-tahapan legislasi untuk kepentingan perempuan.

"Selain itu mendorong anggota legislatif agar bisa memahami tugas dan fungsinya, serta meningkatkan kemampuan dan sumber daya manusia perempuan selaku anggota legislatif.

Pelatihan dihadiri Anggota DPRD Paser, PPU, Kubar, Mahulu, Bontang dan Berau. Sementara anggota legislatif Samarinda, Kutim, Kukar tidak hadir karena mengikuti acara orientasi Anggota DPRD yang digelar BPSDM Kaltim.

Narasumber yang dihadirkan antara lain Anggota DPR RI Dapil Kaltim Hetifah Sjaifuddin, A Darsono dari LKPPM Pusat, Asisten Deputi Bidang Politik, Hukum dan Hankam KPPA Endah Sri Rejeki dan Unis Sajena dari Fakultas Sospol Unmul. (mar/sul/ri/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved