Berikut Daftar Harga Komoditi Pangan di Pasar Tradisional Samarinda, Kali Ini Nilainya Masih Stabil
Berikut perbandingan daftar harga pangan per (Rp/Kg) di Pasar Tradisional, Samarinda pada Senin 30 September kemarin hingga 1 Oktober 2019.
TRIBUNKALTIM.CO SAMARINDA - Informasi harga bahan pokok di Kota Samarinda, Kalimantan Timur masih dalam kondisi normal, sesuai dari data Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Samarinda.
DKP Samarinda menginformasikan daftar harga komoditi pangan di mengungkapkan, sejak Senin (30/9/2019) kemarin.
Hingga kini Selasa (1/10/2019) harga sembako masih normal atau stabil di Pasar Tradisional.
Berikut perbandingan daftar harga pangan per (Rp/Kg) di Pasar Tradisional, Samarinda pada Senin 30 September kemarin hingga 1 Oktober 2019 hari ini :
Daftar harga pangan per 30 September 2019 :
Beras Premium 12.000
Beras Medium 11.000
Jagung Pipilan Kering 8.500
Kedelai Biji Kering' 10.000
Bawang Merah 18.000
Cabai Merah Keriting 40.000
Cabai Rawit Merah 55.000
Gula Pasir Lokal 12.500
Daging Ayam Ras 40.000
Telur Ayam Ras 25.600
Daging Sapi Murni 120.000
Bawang Putih 28.000
Kacang Tanah 26.000
Cabai Merah Besar 45.000
Tepung Curah 7.000
Minyak Curah 17.000
Harga Pangan di Kota Samarinda Per 1 Oktober 2019 :
Beras Premium 12.000
Beras Medium 11.000
Jagung Pipilan Kering 8.500
Kedelai Biji Kering 10.00
Bawang Merah 18.000
Cabai Merah Keriting 40.000
Cabai Rawit Merah 55.000
Gula Pasir Lokal 12.500
Daging Ayam Ras 40.000
Telur Ayam Ras 25.600
Daging Sapi Murni 120.000
Bawang Putih 28.000
Kacang Tanah 26.000
Cabai Merah Besar 45.000
Tepung Curah 7.000
Minyak Curah 17.000.
SUMBER DATA: Dinas Ketahanan Pangan Samarinda.
Sebelumnya, harga komoditas cabai dan ayam di pasar tradisional mulai melonjak.
Ini 1 bulan sebelum menjelang hari besar keagamaan Idul Adha.
Kondisi kenaikan, terlihat di pusat perbelanjaan tradisional Pasar Segiri Samarinda.
Yang terletak di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu.
Salah satu pedagang menyebutkan.
Harga komoditi cabai dan ayam mulai mengalami kenaikan.
Harga cabai sendiri sebelumnya Rp 15.000-Rp 18.000,
Dan saat ini naik menjadi Rp 35.000 - Rp 40.000/Kg.
Harga cabai mengalami kenaikan.
Dari biasanya kami jual perkilo Rp15.000 hingga Rp18.000 saja.
Namun sekarang mencapai Rp 35.000 hingga Rp 40.000,” kata Arifin salah satu pedagang di Pasar Segiri Samarinda, Kamis (11/7/2019).
Menurutnya, kenaikan cabai tersebut disebabkan para petani menaikkan harga cabai tersebut.
Dan imbas dari kenaikan ini permintaan dari pembeli mulai berkurang.
"Kondisi saat ini, kebanyakan pedagang membatasi pengambilan cabai, karena dikhawatirkan akan membusuk jika tidak laku dijual," ucapnya.
Senada dengan Arifin, salah satu pedagang ayam potong juga mengatakan.
Harga ayam potong mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Sekitar Rp10.000 dari harga normal Rp 15.000 -Rp18.000/Kg.
Yang terjadi sejak 3 hari belakangan.
Dan saat ini harga ayam naik menjadi Rp 28.000/Kg.
Dan untuk harga perekor bisa mencapai Rp 60.000.
Per minggu lalu, harga ayam mengalami kenaikan hingga Rp 15.000/Kg.
"Kenaikan terjadi karena dari kandang, bahkan minta stok ayam tidak bisa karena dibatasi," kata Aan, seorang pedagang ayam.
Baik Arifin maupun Aan berharap, agar pemerintah segera turun tangan mengatasi kondisi kenaikan komoditi tersebut.
Sebab, bila dibiarkan, bukan tidak mungkin pembeli berkurang dan pedagang merugi.
"Kalau dilihat, hari raya kurban masih jauh, namun harga mulai merangkak naik. Harus segera ada solusi," harapnya.
(Tribunkaltim.co)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/cabai-di-balikpapan-naik-sampai-rp-140-kg.jpg)