Berita Pemkab Kutai Barat

Dinas DP2KBP3A Kubar Kampanyekan Anti Kekerasan Anak di Sekolah

Kegiatan yang dilaksanakan di SMPN 2 Sendawar Barong Tongkok, menurut Yohana bertujuan mengurangi tingkat kekerasan pada anak

Dinas DP2KBP3A Kubar Kampanyekan Anti Kekerasan Anak di Sekolah
HUMASKAB KUBAR
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kubar Dra Yohana didampingi Kepala Seksi Perlindungan Perempuan Anastasia Bety S Pi melaksanakan kampanye anti kekerasan di sekolah. 

SENDAWAR - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kubar Dra Yohana didampingi Kepala Seksi Perlindungan Perempuan Anastasia Bety S Pi melaksanakan kampanye anti kekerasan di sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan di SMPN 2 Sendawar Barong Tongkok, menurut Yohana bertujuan mengurangi tingkat kekerasan pada anak dalam dunia pendidikan. Agar anak sekolah peduli terhadap kekerasan yang terjadi di sekolah. Anti kekerasan ini meliputi pelecehan terhadap murid sekolah dan bully.

Kekerasan kepada siswa dilakukan dengan dalil untuk mendisiplinkan siswa, kekerasan itu sendiri terdiri dari kekerasan fisik dan kekerasan psikis. Kekerasan fisik dapat berupa pukulan, tendangan, menganiaya, yang dapat mengakibatkan luka atau cedera.

Sedangkan kekerasan psikis dapat berupa hinaan, mengejek, mencela, mengatakan kata-kata kotor membuat siswa merasa hina, buruk dan tidak baik.

Bety menjelaskan kegiatan kampanye anti kekerasan di Sekolah dilaksanakan pada 4 Kecamatan, seperti Kecamatan Linggang Bigung, Barong Tongkok, Melak dan Kecamatan Sekolaq Darat, kegiatan kampanye tersebut dilaksanakan di semua tingkat pendidikan mulai dari TK, PAUD, SD, SMP dan SMA, dan untuk materi kampanye tersebut juga berbeda-beda disesuaikan untuk setiap tingkat pendidikan atau disesuaikan dengan kelompok usia.

Tujuan kampanye anti kekerasan disekolah untuk mencegah bully dan kekerasan seksual, karena ada anak yang berani melapor dan tidak, dengan demikian tujuan kita mengenalkan kepada anak-anak kapan mereka harus waspada mengalami kekerasan seksual, dan mengingatkan kepada mereka jangan sampai menjadi pelaku karena ada sanksi tegas/hukuman.

"Untuk anak-anak usia TK dan PAUD bully mungkin belum ada, tetapi kita mengenalkan anggota tubuh yang harus dijaga, jangan sampai ada yang melakukan kekerasan seksual. Dimana kekerasan seksual saat ini tidak hanya terjadi kepada anak dewasa tetapi kepada anak/balita sangat berbahaya," Kata Bety.

Harapannya dengan kita sudah melaksanakan kampanye anti kekeran di sekolah ini mereka lebih paham dan sadar serta lebih waspada, selain itu kita bisa mengurangi tingkat bully, dan untuk anak-anak yang menjelang dewasa tentu saja sangat diharapkan bisa mencegah terhadap pergaulan bebas, penyalah gunaan narkoba serta minuman keras, lebih jauh lagi tentu harapannya bisa mengurangi kasus pernikahan dini.

Selanjutnya dengan kegiatan kampanye ini kita harapkan para siswa bisa menjaga diri.

"Bila menjadi pelaku kita juga menjalaskan sanksi hukum, meskipun sesuai UU perlindungan anak, pelaku tidak langsung pada proses hukum namun pelaku juga tidak lepas begitu saja, dan tetap mendapatkan sanksi-sanksi, karena tidak berarti karena anak-anak bebas melakukan tindak kekerasan dan bebas dari hukum itu tentu saja tidak benar, oleh sebab itu melalui kampanye ini kita memberikan pemahaman yang benar kepada anak-anak," terang Bety.

Bety berharap kepada sekolah dan para orang tua dalam pengawasan anak-anak, sekali lagi kita harapkan orang tua bisa menjaga dan memantau agar anak-anak bisa hidup nyaman dalam melaksanakan kegiatan dan ini merupakan salah satu upaya kita, tetapi pengaruh yang paling besar perhatian dari keluarga khususnya orang tua, sekali lagi orang tua diharapkan jangan menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab kepada guru di sekolah untuk mendidik, karena peran terbesar adalah keluarga dan cinta ditumbuhkan dari rumah.(hms10)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved