Berita DPRD Kutai Kartanegara

Pimpin Sidang Paripurna HUT ke-237 Kota Tenggarong, Rasid Berharap Tenggarong Lebih Maju

agenda mendengarkan pidato Bupati Kukar dalam rangka memperingati HUT Kota Tenggarong ke-237 di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar, Jumat (27/9/2019)

Pimpin Sidang Paripurna HUT ke-237 Kota Tenggarong, Rasid Berharap Tenggarong Lebih Maju
HUMAS DPRD KUKAR/MURDIAN
Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid didampingi Wakil Ketua DPRD Didik Agung Eko Wahono memimpin Sidang Paripurna untuk memperingati HUT ke-237 Kota Tenggarong, Jumat (27/9/2019). 

TENGGARONG – Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, SE, M.Si berharap kota Tenggarong lebih maju ke depannya. Ini dikemukakannya usai memimpin Sidang Paripurna didampingi Wakil Ketua DPRD, Didik Agung Eko Wahono, SE dengan agenda mendengarkan pidato Bupati Kukar dalam rangka memperingati HUT Kota Tenggarong ke-237 di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar, Jumat (27/9/2019).

“Semoga Tenggarong bisa lebih maju lagi, masyarakatnya lebih sejahtera, Kukar tetap aman sampai kapanpun, meskipun di daerah lain sering terjadi konflik, tapi Kukar mungkin marwahnya dari Kesultanan dulu kukar tetap aman dan terjaga,” kata Rasid.

Apalagi, lanjutnya, Kukar dipercaya jadi ibu kota negara (IKN) sehingga kemajuan pembangunan meningkat ke depan. Tapi, kemajuan pembangunan ini juga mesti diiringi dengan kemajuan SDM. “Kalau SDM kita maju tentunya daerah kita akan lebih maju lagi,” tuturnya.

Rasid menyampaikan kebijakan Pemkab Kukar dalam membangun kembali kelembagaan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dengan Sultan H Aji Muhammad Salehoeddin II merupakan upaya restorasi sejarah dalam rangka mendapatkan jati diri sebagai pusat peradaban budaya nusantara.

Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Kukar. Ia berharap kebanggaan ini dapat diwujudkan dalam sikap melestarikan budaya Kesultanan dan membangun Kota Tenggarong.

Salah satu objek wisata peninggalan Kesultanan Kutai adalah bangunan keraton yang sekarang difungsikan sebagai Museum. Museum Mulawarman ini menyimpan banyak benda bersejarah yang pengelolaannya di bawah Dinas Pariwisata Kaltim, tapi banyak benda peninggalan asli Kerajaan Kutai justru tersimpan di Museum Nasional, bahkan beberapa catatan sejarah Kutai justru tersimpan di luar negeri.

"Peringatan Hari Jadi Kota Tenggarong yang ke-237, hendaknya tidak hanya menjadi acara seremonial saja, namun momentum peringatan ini harus kita sambut dengan semangat untuk memelihara dan melestarikan budaya, memperbaiki dan membangun Kota Tenggarong dengan ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Rasid.

Sidang paripurna ini dihadiri seluruh anggota dewan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, Sekretaris Daerah, Kepala OPD dan Sekretaris Kesultanan Kukar Ir H Awang Yacoub Luthman, MM. Sidang dibuka hiburan tarian daerah Tapak Bepacar dan lagu-lagu daerah yang dinyanyikan oleh grup paduan suara ASN Sekretariat DPRD Kukar. (adv/top)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved