Wali Kota Ini Prihatin Ada Sekolah Ajari Murid Tak Hormat Bendera Merah Putih, Minta TNI-Polri Tegas

Sang Wali Kota meminta, bila ada tempat pendidikan yang tidak mau hormat dengan bendera merah putih, maka TNI dan Polri harus tegas

Wali Kota Ini Prihatin Ada Sekolah Ajari Murid Tak Hormat Bendera Merah Putih, Minta TNI-Polri Tegas
Tribunjateng.com/Fajar Bahruddin Achmad
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat memberikan sambutan dalam sosialisasi kebangsaan di Gedung Eks Samsat Balai Kota Tegal, Selasa (1/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Bila ada tempat pendidikan yang tidak mau hormat dengan bendera merah putih, maka TNI dan Polri harus tegas serta beri pendampingan khusus.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, saat menghadiri sosialisasi kebangsaan 'Penguatan Ideologi Pancasila Bagi Ormas dan OKP Kota Tegal' di Gedung Eks Samsat Kota Tegal, Selasa (1/10/2019).

Dedy Yon mengatakan, beberapa kali ia melihat medsos, ada sekolah yang mengajari muridnya tidak menghormati bendera bangsa Indonesia.

Rencana Presiden Joko Widodo Terbitkan Perppu Ditentang PDI Perjuangan, Dinilai Tak Hormati DPR

Setiap Kantor Pemerintah Wajib Kibarkan Bendera Setengah Tiang Tanggal 30 September, Ini Tujuannya

Merinding! Curhat Anak Amrozi, 10 Tahun tak Mau Hormat Bendera Merah Putih karena Alasan Ini

TNI dan Polri Bersama Warga Pawai Bendera Merah Putih di Perairan Terluar Indonesia di Perbatasan

Menurutnya, itu adalah embrio- embrio yang tidak bertanggung jawab.

Hal itu mengkhawatirkan, sebab benih- benih paham terorisme sangat mudah ditanamkan kepada anak kecil.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat memberikan sambutan dalam sosialisasi kebangsaan di Gedung Eks Samsat Balai Kota Tegal, Selasa (1/10/2019).
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat memberikan sambutan dalam sosialisasi kebangsaan di Gedung Eks Samsat Balai Kota Tegal, Selasa (1/10/2019). (Tribunjateng.com/Fajar Bahruddin Achmad)

"Kalau tidak mau hormat dengan bendera merah putih, tanyakan, mau hormat dengan bendera apa.

Kalau tidak mau menyanyikan lagu Indonesia raya, tanyakan, mau menyanyikan lagu kebangsaan negara apa," ungkapnya.

Dedy Yon menilai, jika sejak kecil diajarkan untuk tidak menghormati bendera bangsa dan lagu Indonesia Raya, itu berpotensi terkena paham radikal.

Harus ada penanganan.

Di hadapan perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP), Dedy Yon imbau agar pemuda selalu menjaga persatuan.

Halaman
123
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved