Untuk Ibu Kota Baru Indonesia, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil akan Kurangi Konsesi Sukanto Tanoto

Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mengatakan konsesi milik PT ITCI Hutani Manunggal milik Sukanto Tanoto bisa dikurangi utuk ibu kota baru Indonesia

Untuk Ibu Kota Baru Indonesia, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil akan Kurangi Konsesi Sukanto Tanoto
tribunkaltim.co/Aris Joni
Dari atas menara, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil tinjau lokasi PT ITCI Hutani Manunggal 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Progres perancangan ibu kota baru Indonesia di Kabupaten Penajam Paser Utara, khususnya di Kecamatan Sepaku semakin gencar dilakukan.

Bahkan, keseriusan tersebut terbukti dengan turunnya langsung dua menteri yakni Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro ke kawasan lahan milik negara.

Lahan negara yang jadi lokasi ibu kota baru Indonesia ini dikelola dua perusahaan.

Kepala Bappenas Tinjau Lahan Ibu Kota Baru yang Dikelola Perusahaan Sukanto Tanoto, Pasti di Sepaku

Menteri ATR/BPN dan Kepala Bappenas Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru di Lahan Perusahaan Adik Prabowo

Sambut Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, Bankaltimtara Siapkan SDM dan Jalankan Prinsip BI Religi

Yakni ITCI Kartika Utama di Kelurahan Maridan, dan ITCI Hutani Manunggal di Kelurahan Pamaluan.

Diketahui, PT ITCI Kartika Utama milik adik Prabowo Subianto yakni Hashim Djoyohadikusumo.

Sedangkan PT ITCI Hutani Manunggal merupakan milik Sukanto Tanoto.

Saat meninjau lokasi lahan PT ITCI Hutani Manunggal, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mengatakan, intinya ini semua lahan di kawasan PT ITCI adalah hutan konsesi milik PT ITCI.

Yang secara hukum konsesi adalah tanah yang sepenuhnya dikuasai oleh negara yang diberikan konsesi dalam jangka waktu tertentu kepada perusahaan.

"Semuanya ini status lahannya milik negara," ujarnya, Selasa, (2/10/2019).

Ia menjelaskan, menurut Menteri Kehutanan, konsesi itu dapat dikurangi untuk kepentingan negara.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved