Embun Upas di Daratan Tinggi Dieng, Pesona Bagi Pengunjung Petaka Bagi Petani

Dataran Tinggi Dieng mengalami fenomena alam bun upas atau embun upas, atau penduduk setempat menyebutnya embun racun.

Embun Upas di Daratan Tinggi Dieng, Pesona  Bagi Pengunjung Petaka Bagi Petani
TribunKaltim.Co/HO
Kawasan daratan tinggi dieng 

TRIBUNKALTI.CO-Daratan Tinggi Dieng tak bosan untuk selalu dikunjungi.

Dataran Tinggi Dieng mengalami fenomena alam bun upas atau embun upas, atau penduduk setempat menyebutnya embun racun.

Embun upas biasanya terjadi pada musim kemarau, antara Juli hingga Agustus. Namun, beberapa tahun belakangan, munculnya embun upas tidak sesuai dengan "jadwalnya" alias lebih cepat.

Embun akan terjadi pada 04.00-05.30 dan es akan kembali cair saat matahari terbit.

Suhu di Dieng Sentuh Minus 8 Derajat Celcius, Kentang yang Siap Panen Rusak

Suhu Dingin Menyerang Kawasan Dieng, Wisatawan Penasaran Lihat Bun Upas

Biasaya, suhu normal di Dataran Tinggi Dieng memang dingin, mulai dari 20 derajat atau lebih dingin lagi.

Saat embun upas terjadi, suhunya bisa mencapai -1 derajat. Inilah sisi menarik lainnya dari Dataran Tinggi Dieng yang hanya bisa dinikmati di waktu tertentu.

Namun ternyata fenomena ini malah menjadi daya tarik bagi warga untuk datang berkunjung. 

Mereka bahkan ingin melihat di mana saat tanaman menjadi beku dan  suhu di negeri tropis macam Indonesia seperti sedang winter.

Ternyata kawasan seperti Candi Arjuna menjadi sasaran wisatawan untuk menikmati fenomena bunga es tersebut. Wisatawan berbondong-bondong datang sejak pagi buta untuk melihat atau mengabadikan momen langka ini.

Bahkan tak sedikit dari wisatawan yang sampai mendirikan tenda di sekitaran kawasan Candi Arjuna agak tidak ketinggalan embun upas yang terjadi pagi-pagi buta.

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved