Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Sejumlah Menteri Tinjau Sepaku, Calon Ibu Kota Negara, Tahun 2020 Dimulai Proses Pembangunan

Mereka didampingi Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam

Sejumlah Menteri Tinjau Sepaku, Calon Ibu Kota Negara, Tahun 2020 Dimulai Proses Pembangunan
HUMASKAB PPU
Kepala Bappenas/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil dan pejabat Kementerian KLHK, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, melakukan kunjungan di kawasan perusahaan PT ITCI dan Jembatan Pulau Balang di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (2/10/2019). 

PENAJAM - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil dan pejabat dari Kementerian KLHK, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, melakukan kunjungan di kawasan perusahaan PT ITCI dan Jembatan Pulau Balang.

Kunjungan mereka ini untuk melihat lokasi calon Ibu Kota Negera (IKN). Mereka didampingi Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam serta sejumlah pejabat dari Pemprov Kaltim dan Pemkab PPU, Rabu, (2/10/2019) siang.

Usai meninjau Jembatan Pulau Balang ini rombongan melanjutkan mengunjungi Menara Api (Fire Tower) di Bukit Soedharmono Kawasan PT. ITCI yang berada di perbatasan Kelurahan Pemaluan dan Desa Bumi Harapan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU.

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil menyatakan, pasca meninjau langsung ke Jembatan Pulau Balang pihaknya akan segera membuat Surat Keputusan (SK) terkait pengambilan alih wewenang kuasa atas Pulau Balang Kalimantan Timur.

Dimana dibeberkannya, ke depan tak diperbolehkan lagi ada aktivitas otoritas lain di kawasan tersebut tanpa izin pemerintah pusat.

"Kami akan segera membuat SK tersebut sepulang dari sini, terkait pengambilan alih wewenang kuasa atas Pulau Balang. Ke depan tidak diperbolehkan lagi ada aktivitas otoritas lain di kawasan jembatan ini tanpa izin pemerintah pusat, " kata Sofyan.

Selain itu, Sofyan juga menambahkan IKN akan dirancang secara baik dengan konsep yang jauh lebih baik dibandingkan kota-kota yang ada saat ini dengan luas kawasan IKN sekitar 6.000 hektare dari total 160.000 hektare.

Dimana 6.000 hektare merupakan pusat pemeritahan yang dipastikan Sofyan lokasi berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU, kemudian meluas ke Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Pusat pemerintahan semuanya ada di Kecamatan Sepaku ini termasuk istana negara yang merupakan lahan konsesi IHM tanah milik negara," lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan titik lokasi IKN berada di lahan yang datar tanah milik negara yang saat ini dipegang konsesi IHM dimana tahap awal sekitar 5.000-6000 hektare.

Untuk lokasi pihaknya belum mengetahui pasti tetapi ada lokasi di Kecamatan Sepaku yang memiliki tanah datar untuk IKN.

"Tahun depan proses kontruksi pembangunan sudah bisa dimulai, titik lokasi pastinya nanti kita liat, di mana lokasi IKN tersebut. Yang jelas di Kecamatan Sepaku, strategisnya akan menjadi pusat pemerintahan dengan dukungan sektor pendidikan dan juga sektor teknologi tinggi yang arahnya kota masa depan, "pungkas Bambang.

Terpisah Wakil Bupati PPU, Hamdam mengatakan, sangat menyambut baik dan berterimakasih atas kunjungan kerja yang telah dilakukan oleh Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro, Menteri ATR, Sofyan Djalil, jajaran Kementerian KLHK, Kementerian Perhubungan maupun Kementerian PUPR ke Kabupaten PPU.

Ia mengatakan bahwa kunjungan jajaran kementerian ini merupakan bagian dari tahapan percepatan pembangunan IKN di Kabupaten PPU.

"Terpilihnya Kabupaten PPU sebagai lokasih Ibu Kota Negara ini juga merupakan suatu hal yang sangat luar biasa bagi daerah kami. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten PPU selalu mendukung dan mensupport jajaran pemerintah pusat dalam melakukan kegiatan di Kabupaten PPU ini," katanya (Advertorial/Humas6/Kominfo)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved