MotoGP 2019
Jatuh Terhempas di Sesi Latihan Bebas, Marc Marquez Marah hingga 5 Detik Tak Bernafas
Jatuh Terhempas di Sesi Latihan Bebas, Marc Marquez Marah hingga 5 Detik Tak Bernafas, MotoGP Thailand 2019, Sirkuit Buriram
TRIBUNKALTIM.CO - Insiden membahayakan dialami pebalap Repsol Honda, Marc Marquez pada sesi latihan bebas pertama MotoGP Thailand 2019, Jumat (4/10/2019).
Saat itu, Marc Marquez yang melaju dengan motornya, justru terhempas dan jatuh terpelanting dengan kondisi motor hancur.
Insiden itu sempat membuat panik berbagai pihak, namun akhirnya Marc Marquez bisa kembali bangkit dan melanjutkan latihan bebas kedua.
• MotoGP Thailand 2019 - Fabio Quartararo ungguli Marc Marquez dan Valentino Rossi di Sesi FP 2
• MotoGP Thailand 2019 - Pengakuan Marc Marquez Tentang Strategi Jelang Penentuan Juara
• MotoGP Thailand 2019, Ambisi Valentino Rossi Ulangi Sukses di Sirkuit Buriram, Marquez Kejar Rekor
Kendati demikian, insiden berbahay tersebut membuat Marc Marquez emosional.
Direktur Tim medis MotoGP, Dr. Angel Charte mengungkapkan bahwa Marc Marquez sempat emosional karena harus dilarikan ke rumah sakit usai mengalami kecelakaan pada sesi latihan bebas 1/FP1 MotoGP Thailand 2019.
Pebalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez mengalami kecelakaan hebat pada sesi FP1 MotoGP Thailand 2019 yang digelar di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, Jumat (4/10/2019).
Rider berjulukan The Baby Alien tersebut terjatuh saat tengah melaju kencang guna memburu catatan waktunya bersama tunggangannya yakni RC213V di tikungan 7.
Marc Marquez tergelincir hingga ke area gravel sementara motor yang dia tunggangi terpelanting beberapa kali hingga membuat roda belakangnya terlepas.
Untuk bisa kembali berdiri, Marc Maquez membutuhkan bantuan dari para stedward sebelum akhirnya dia harus dilarikan ke Medical Center untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Pebalap berusia 26 tahun tersebut mendapatkan perawatan setelah mengeluh sakit pada bagian bawah pinggul kanan, dan kaki kiri.
"Yang mengejutkan dari kejadian tersebut adalah, jika dia tipikal pebalap yang mampu bangkit usai mengalami kecelakaan, tapi kali ini dia tak mampu," kata Dr. Angel Charte, dilansir BolaSport.com dari Marca.
"Penyebabnya adalah dia sulit bernapas, saat di Medical Center, kami melakukan monitor dan dia sempat stabil begitu juga pernapasan dan detak jantungnya yang telah 100 persen," sambung Charte.
Akhirnya, untuk memastikan tak ada tulang yang retak rekan satu tim Jorge Lorenzo itu dibawa ke rumah sakit setempat guna mendapatkan scan MRI.
lebih jauh lagi, dia membeberkan kondisi mental Marc Marquez yang sempat emosional dan marah tatkala harus dilarikan ke rumah sakit.
"Status mental Marc? secara emosional dia marah kepada saya karena saya tidak membiarkannya keluar, saya membawanya ke Rumah Sakit Buriram, tapi beginilah karakter seorang juara," jelasnya lagi.
Charte mengaku tak percaya jika Marc Marquez mampu selamat dan berhasil lolos dari cedera parah setelah mengalami kejadian nahas tersebut.
"Apa yang dilakukan oleh para rider ini sungguh tak bisa dijelaskan secara logis,' tambahnya lagi.
"Sebagai pebalap, fisik Marquez dipersiapkan dengan sangat baik, jika tidak 100 persen fit, mentalnya yang 99 persen fit," kata Dr.Angel Charte mengakhiri.
pebalap berusia 26 tahun tersebut dinyatakan fit dan sudah bisa kembali tampil tatkala melakoni sesi FP2 MotoGP Thailand 2019.
Pada sesi tersebut, Marc Marquez harus puas berada di posisi keenam sebagai pebalap tercepat usai membukukan waktu putarannya dengan 1 menit 30,891 detik.
Akui sempat tidak bernafas 5 detik
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, sempat tidak bisa bernapas selama lima detik setelah terjatuh pada sesi latihan bebas MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Jumat (4/10/2019).
Diberitakan sebelumnya, Marc Marquez mengalami insiden ketika sesi latihan memasuki 40 menit sesi berjalan di tikungan 7.
Dia mengalami highside sehingga membuatnya terjatuh dan sempat berlutut menahan sakit setelah insiden tersebut.
Marc Marquez pun harus mendapat bantuan marshal untuk dibawa ke klinik, sementara motornya rusak.
Meski demikian, dia dinyatakan bisa mengikuti sesi latihan kedua dan menjadi pebalap tercepat keenam.
Marc Marquez mengatakan dia sempat tidak bisa bernapas, meski tidak merasakan sakit yang berarti.
"Selama lima detik saya tidak bernapas dan hanya berbaring di aspal. Meski hanya lima detik, rasanya seperti 20 detik," kata juara bertahan MotoGP tersebut.
• MotoGP Thailand 2019, Reaksi Marc Marquez Soal Penentuan Juara Dunia di Sirkuit Buriram
• Jadwal MotoGP Thailand 2019, Andrea Dovizioso Usung Misi Tunda Pesta Juara Marc Marquez
• Jadwal MotoGP Thailand 2019, Marc Marquez Masih Kalah dari Valentino Rossi Soal Catatan Ini
• Persaingan Gelar Juara Dunia MotoGP 2019, Marc Marquez Dominan, Andrea Dovizioso Pilih Realistis
"Setelah itu saya pelan-pelan membaik dan sudah pulih saat sampai di klinik. Hanya saja saya paham para tim medis mencoba menangani situasi sebaik mungkin dan siap melakukan pemindaian. Hal terpenting ialah saya sudah pulih," tutur Marquez melanjutkan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/marc-marquez-terjatuh-dan-terpelanting.jpg)