Program OVOP di Berau Malah jadi Peluang Mencari Keuntungan Secara Pribadi

Dari 100 kampung dan 10 kelurahan di Kabupaten Berau, masing-masing memiliki potensinya sendiri. Di Kabupaten Berau Kalimantan Timur.

Program OVOP di Berau Malah jadi Peluang Mencari Keuntungan Secara Pribadi
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
Produk Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM) dari Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (4/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Untuk menggali setiap potensi di setiap daerah, pemerintah mengembangkan program One Village One Product (OVOP) hingga ke kampung-kampung, Jumat (4/10/2019). 

Konsep OVOP berasal dari Oita, Jepang dan diadopsi oleh berbagai negara di dunia.

Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian sejak tahun 2008 melaksanakan program OVOP.

Hal ini bertujuan untuk memajukan potensi industri kecil dan menengah kerajinan di sepuluh wilayah di Indonesia.

Kali ini Kabupaten Berau, Kalimantan Timur tidak luput ambil bagian dalam program ini.

OVOP diterjemahkan satu kampung satu produk ini bertujuan untuk menggali potensi di setiap kampung.

Dari 100 kampung dan 10 kelurahan di Kabupaten Berau, masing-masing memiliki potensinya sendiri.

Ada kampung yang punya objek wisata, kampung dengan potensi hasil perikanan.

Ada pula kampung yang menonjol dengan hasil pertanian seperti jagung, bawang merah dan sebagainya.

Demikian pula dari sektor perkebunan, kakao yang punya nilai jual tinggi di pasar dunia, juga tengah dikembangkan.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved