Ibu Kota Baru

Ribuan Warga Urus KTP Kota Balikpapan, Imbas Pemindahan Ibu Kota Negara RI ke Kalimantan Timur

Walikota Balikpapan Rizal Effendi kepada Tribun, Kamis (3/10). Perusahaan besar baik asing maupun non asing yang bermarkas di Balikpapan

Ribuan Warga Urus KTP Kota Balikpapan, Imbas Pemindahan Ibu Kota Negara RI ke Kalimantan Timur
TribunKaltim.Co/Budi Susilo
Suasana pusat bisnis di kawasan pusat perbelanjaan Plaza Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (21/8/2019) sore. Kota Balikpapan ini berdekatan dengan pusat pemerintahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia di Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kalimantan Timur sudah ditunjuk jadi kandidat lokasi ibu kota baru Negara Indonesia yang menggantikan Jakarta.

Tak bisa ditampik Kota Balikpapan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) merupakan surga bagi pendatang.

Kota ini punya magnet besar menyerap pekerja dari luar daerah.

Demikian disampaikan Walikota Balikpapan Rizal Effendi kepada Tribun, Kamis (3/10). Perusahaan besar baik asing maupun non asing yang bermarkas di Kota Balikpapan, sehingga menjadi salah satu faktor kota ini jadi incaran para pencari pekerja.

Apalagi sekarang pemerintah berencana memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim Kendati bukan di Balikpapan. Tak berarti tak berimbas ke Kota Balikpapan.

Hal tersebut disinyalir bakal menggerakkan orang dalam jumlah besar dalam kurun waktu tertentu ke Balikpapan.

Kali ini Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur, dari data yang ia peroleh, sudah ribuan warga tercatat melakukan proses pemindahan kartu tanda penduduk (KTP).

Sekarang orang ramai-ramai urus perpindahan KTP.

Sekarang sudah 2000 (orang) setiap bulan, urus KTP," katanya.

Masih belum diketahui motif mereka.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved