170 Pohon di Tahura Bukit Soeharto Ditebang, Kepala UPTD Janji akan Inventarisir Kembali Pohon Jabuk

(UPTD) Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto melaksanakan penebangan kepada sedikitnya 170 pohon

170 Pohon di Tahura Bukit Soeharto Ditebang, Kepala UPTD Janji akan Inventarisir Kembali Pohon Jabuk
HO UPTD TAHURA BUKIT SOEHARTO
Tim dari UPTD Tahura Bukit Soeharto saat melakukan penebangan pohon di Jalan Poros Balsam, yang melintasi tahura. 

TRIBUNKALTIM.CO - Selama dua hari melakukan penebangan, Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto melaksanakan penebangan kepada sedikitnya 170 pohon di sepanjang Tahura Bukit Soeharto mulai dari kilometer 68 hingga kilometer 60 Jalan Poros Balikapapan-Samarinda (Balsam).

Kepala UPTD Tahura Bukit Soeharto, Rusmadi mengungkapkan, sepanjang 8 kilometer sisi kiri dan kanan Tahura Bukit Soeharto telah dilakukan penebangan pohon dalam rangka perapian pohon-pohon jabuk, condong ke arah jalan dan pohon-pohon yang dianggap membahayakan pengendara yang melintasi Jalan Poros Balsam.

“Sesuai data, kami telah melakukan penebangan kepada 170 pohon di tahura. Ini lebih sedikit dari yang kami targetkan, sebanyak 200 pohon. Pohon yang kita tebang itu berada di sepanjang 8 kilometer di sisi kanan dan kiri Jalan Poros Balsam,” ujarnya saat dihubungi awak Tribunkaltim melalui telepon selularnya, pada Minggu (6/10/2019), sore.

Sehari, 71 Pohon di Tahura Bukit Soeharto Ditebang, Rusmadi: Besok Penebangan Pohon Dilanjutkan

Batubara di Tahura Bukit Soeharto Dijual ke Pulau Jawa, Balai Gakkum Temukan Titik Galian Baru

Batu Bara di Bukit Soeharto Digali, Satu Pelaku Ditetapkan Sebagai Tersangka

Dishut Sebut Kebakaran di Samarinda Belum Terkategori Karhutla, Dapat Instruksi Jaga Bukit Soeharto

“Hari pertama dilaksanakan penebangan, kita berhasil melakukan penebangan kepada 71 pohon yang dianggap akan membahayakan para pengguna jalan. Kemudian, hari kedua sebanyak kurang lebih 99 pohon kita tebang. Pohon-pohon ini masuk dalam beberapa syarat untuk kami tebang, yakni pohon jabuk atau rapuh, menjorok ke jalan dan membahayakan,” lanjutnya.

Ada banyak pohon yang menjorok ke jalan, disampaikan Rusmadi, tidak dilakukan penebangan. Pasalnya, dikatakan olehnya, sesuai dengan observasi dan oenilaian oleh tim di lapangan pohon-pohon tersebut masih patur untuk dipertahankan. Namun demikian, pohon-pohon tersebut telah didata untuk terus dilakukan pengawasan.

“Kalau ada pohon yang menjorok ke jalan. Tapi, saat kita cek pohon tersebut masih kuat maka pohon tersebut kita biarkan, dan tidak kita tebang. Tapi, kita akan terus lakukan pemantauan dan pengecekan. Kalau misalnya nanti dirasakan sudah memasuki syarat untuk di tebang maka akan kita tebang,” tuturnya.

Menentukan pohon boleh ditebang atau tidak, Rusmadi meminta timnya untuk secara seksama menilai pohon. Sebab, tidak sembarangan, disampaikan Rusmadi, melakukan penebangan di dalam kawasan konservasi, seperti di Tahura Bukit Soeharto. Penebangan, harus sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya.

“Harus hati-hati kita. Tidak boleh sembarangan.

Hasil tebangan pun langsung dicacah dan dibuang di situ juga. Intinya, kalau tempat tertanamnya di hutan konservasi maka dari hidup hingga mati sampai membusuk, flora dan fauna tersebut ada di hutan konservasi Tidak boleh dipindahkan atau dimanfaatkan,” tegasnya.

Ada beberapa kendala, dikatakan Rusmadi, dalam pelaksanaan penebangan.

Memasuki musim penghujan tim penebangan pohon harus memanfaatkan waktu cerah untuk menebang pohon. Namun demikian, persoalan tersebut dapat dihadapi dengan baik oleh tim penebang pohon dan petugas lainnya.

“Semua bisa kita hadapi, pengaturan lalulintas oleh PJR Polda Kaltim dan Dishub Kabupaten Kukar pun berjalan dengan baik dalam melaksanakan buka tutup arus lalulntas di tahura. Selanjutnya, kita akan menginventarisir kembali pohon-pohon yang akan masuk dalan syarat penebangan ditahun mendatang,” paparnya.

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved