HUT TNI ke 74

Yuli Asih Rebut Dandim Award 2019, di Malam Penutupan Festival Vokalis Dangdut

Yuli Asih, penyanyi dangdut asal Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, berhasil merebut Dandim Award 2019.

Yuli Asih Rebut Dandim Award 2019, di Malam Penutupan Festival Vokalis Dangdut
Tribun Kaltim/Sarassani
Dandim 0904/Tng Letkol Czi Widya Wijanarko menyerahkan trofi Dandim Award 2019 kepada Yuli Asih di malam penutupan Festival Vocalis Dangdut HUT Ke-74 TNI, Sabtu (5/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO – Yuli Asih, penyanyi dangdut asal Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, berhasil merebut Dandim Award 2019.

Trofi simbol penghargaan tertinggi ajang Festival Vokalis Dangdut memeriahkan HUT Ke-74 TNI diserahkan langsung Dandim 0904/Tng Letkol Czi Widya Wijanarko.

Kepada tribunkaltim.co, Yuli Asih mengaku dulu memang aktif dalam dunia tarik suara, tapi sekarang sudah berkurang karena harus fokus sebagai guru TK.

Pedangdut Daffa Ditangkap Kasus Narkoba, Barang Bukti Sabu 0,73 Gram

Tuai Pujian, Ayu Ting Ting Jadi Satu-satunya Pedangdut yang Masuk Daftar Wanita Tercantik Dunia

Ada Panggung Kecil hingga Dangdutan, Begini Cara Unik PAMMI Kukar Galang Bantuan Korban Kebakaran

Memeriahkan HUT ke-74 TNI, Kodim 0904/Tng dan PAMMI Gelar Festival Vocalis Dangdut 2019

“Dulu aktif, sekarang kurang karena saya harus fokus mengajar anak-anak. Saya jadi guru PAUD,” kata Yuli, Minggu (6/10/2019).

Namun kecintaannya terhadap musik dangdut tetap mengakar, sehingga ia memutuskan ikut mendaftar Festival Vocalis Dangdut yang digelar Kodim 0904/Tng bekerjasama dengan Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Paser.

Jika PAMMI Paser mengajak ikut kompetisi di ajang yang lebih tinggi, Yuli menyatakan bersedia karena suami dan bahkan keluarga besarnya sangat mendukungnya.

“Saya bersedia kalau PAMMI mengharapkan saya mengikuti kompetisi yang lebih tinggi,” ucap penyanyi kelahiran 29 Juli 1994 ini.

Enam atau tujuh tahun yang lalu, lanjut Yuli, ia pernah mengikuti audisi KDI di Banjarmasin, kemudian Akademi Dangdut di Jakarta. Namun belum beruntung, tidak diloloskan oleh juri.

“Waktu di Jakarta, jurinya hanya satu orang. Si juri bilang suara saya sangat bagus, tapi nyatanya tidak diloloskannya. Waktu itu memang audisinya tidak disaksikan banyak orang, jadi penilaiannya bisa saja subjektif,” tambah alumni SMA Negeri 1 Kuaro ini.

Seperti diketahui, Sabtu malam (5/10/2019), Dandim 0904/Tng Letkol Czi Widya Wijanarko menutup Festival Vocalis Dangdut 2019 yang berlangsung sejak Sabtu (28/9/2019).

“Selain untuk menghibur masyarakat Paser, ajang ini juga untuk menjaring penyanyi dangdut berbakat,” kata Widya.

Widya juga mengapresiasi antusias masyarakat menyaksikan penutupan Festival Vocalis Dangdut 2019, padahal pada malam yang sama ada beberapa agenda kegiatan yang cukup menyita perhatian masyarakat Paser.

“Luar biasa, meski bersamaan dengan kegiatan di dua tempat, tapi Taman Promosi Putri Petung yang menjadi lokasi Festival Vocalis Dangdut 2019 malam ini tetap dipenuhi masyarakat Paser. Terima kasih,” ucap Widya di malam penutupan yang menghadirkan penyanyi Dangdut Silvia Putri dari Surabaya dan Eka Santika dari Samarinda.

Penulis: Sarassani
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved