Bapenda Kutim Sebut Banyak yang Nol di Kutai Timur, Retribusi dari OPD Perlu Digenjot

Realisasi PAD Kabupaten Kutai Timur, dari sektor pajak, dipastikan tercapai. Gubernur Kaltim Isran Noor pun beberkan PAD Kalimantan Timur.

Bapenda Kutim Sebut Banyak yang Nol di Kutai Timur, Retribusi dari OPD Perlu Digenjot
Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA
Pertemuan Bapenda Kutim dengan ratusan perwakilan perusahaan sub kontraktor PT KPC untuk mengajak memindahkan NPWP pekerja ke Kutim. 

Pemerintah pusat sudah berjanji akan mentransfer dana kurang salur.

Kita tinggal menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terbit.

Kurang salur kita masih ada Rp 800 miliaran.

"Tapi apakah diberikan semua atau tidak, melihat dari kondisi keuangan negara,” ujar Musyafa.(sar)

Di tempat terpisah, belum lama ini, Gubernur Kaltim Isran Noor menyatakan.

Bahwa, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menyumbang pendapatan untuk negara sebesar Rp 216 triliun.

Angka ini dinilainya cukup besar untuk menekan defisit perdagangan nasional. Sebab, masih banyak daerah lain mengalami defisit.

Oleh karenanya, sebut Gubernur Kaltim Isran Noor.

Seharusnya Kalimantan Timur menjadi prioritas pembangunan nasional dari segi infrastruktur.

Sebab, sudah lama masyarakat mengalami ketimpangan pembangunan di Kalimantan Timur.

Halaman
1234
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved