Habib Syarif Hamid, Penasehat Tiga Raja Kesultanan Sadurengas

Sekitar tahun 1800 Masehi, Habib Syarif Hamid diperintahkan ayahnya Habib Ahmad ke Kabupaten Paser Kalimantan Timur.

Habib Syarif Hamid, Penasehat Tiga Raja Kesultanan Sadurengas
Tribunkaltim.co/Sarassani
Rombongan Majelis Ta’alim Sabilur Raasyad Samarinda yang dipimpin para habaib dan ulama ziarah di makam Habib Syarif Hamid di Pasir Belengkong, Minggu (22/9/2019) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Masih ingat 600 warga Samarinda ziarah ke makam Pangeran Syarif Hamid bin Ahmad Assegaff atau Habib Belengkong belum lama ini!

Anda ingin tahu mengapa ada tambahan gelar pangeran di depan nama Habib Syarif Hamid?

Bagi yang ikut haul Habib Belengkong setiap awal bulan Desember menurut Habib Zumadil Ain, Senin (7/10/2019), akan paham dengan sendirinya.

“Setiap haul Beliau, manaqibnya (biografi) kami dibacakan, makanya yang ikut haul akan paham dengan sendirinya,” kata Zumadil Ain.

Habib Syarif Hamid, lanjut Zumadil Ain, berasal dari Kauman, Semarang, Jawa Tengah.

Sekitar tahun 1800 Masehi, Habib Syarif Hamid diperintahkan ayahnya Habib Ahmad ke Kabupaten Paser Kalimantan Timur, guna memenuhi panggilan pamannya yang sudah lebih dulu tinggal di Pasir Belengkong.

“Yang pastinya (tahun 1800) ada di manaqib Beliau.

Nah, paman Beliau itu Penasehat Raja Kesultanan Sadurengas, jadi Beliau dipanggil untuk menggantikan posisi pamannya sebagai penasehat raja.

Khususnya berdakwah mengembangkan syiar Islam di Paser,” ucapnya.

Habib Syarif Hamid menjadi penasehat tiga generasi Raja Kesultanan Sadurengas.

Halaman
1234
Penulis: Sarassani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved