Liga Indonesia

Jelang Persebaya vs Borneo FC Liga 1 2019, Sultan Samma Merasa Lebih Segar Lantaran Faktor Begini

Pertandingan Liga 1 2019 Persebaya vs Borneo FC 11 Oktober 2019 di GBT. Dengan ini menyatakan tidak keberatan.

Jelang Persebaya vs Borneo FC Liga 1 2019, Sultan Samma Merasa Lebih Segar Lantaran Faktor Begini
HO/Borneo FC
Sultan Samma saat jamu Persija, 27 September 2019 di Stadion Segiri Samarinda. 

7) Wiranto

8) Nur Diansyah

9) Aljufri Daud

10) Juan Alsina

11) Sultan Samma

12) Terens Puhiri

13) Ambrizal Umanailo

14) Wahyudi Hamisi

15) Rifal Lastori

16) Renan Silva

17) M. Sihran

18) Matias Conti

19) Ulul Azmi

20) Rendi A. Kakashi

 Dua Laga di Awal Oktober Ditunda, Pemain Borneo FC Tetap On Fire

 Persebaya vs Borneo FC, Ini PR yang diberikan Wolfgang Pikal kepada Pemainnya Selama Libur

 Kembali ke Timnas Indonesia, Penyerang Borneo FC Lerby Eliandry Tak Gentar Bersaing di Lini Depan

 PSIS vs Bali United Ditunda, Borneo FC Jadi Fokus Pemuncak Klasemen Meski Pemain Diliburkan

Resmi, Persebaya vs Borneo FC Digelar 11 Oktober, Polrestabes Surabaya Sudah Beri Izin

Kabar baik untuk Bonek dan Pusamania, sebab pekan ini kedua suporter tersebut bisa kembali menyaksikan tim kebanggaan berlaga.

Pertandingan Persebaya vs Borneo FC akhirnya resmi digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Jumat (11/10/2019).

Polrestabes Surabaya sudah mengelarkan izin untuk laga tunda Pekan 22 Liga 1 2019 ini.

Sebelumnya, duel Persebaya vs Borneo FC dijadwalkan digelar pada 2 Oktober 2019.

Karena terkendalan izin, laga Persebaya vs Borneo FC diputuskan ditunda.

PT LIB selaku operator Liga 1 2019 memutuskan menunda laga menjadi 11 Oktober 2019.

Namun, laga Persebaya vs Borneo FC baru ada kejelasan pada Senin (7/10/2019) atau H-4 laga.

"Laga resmi digelar 11 Oktober 2019. Surat izinnya baru keluar," terang Nanang Prianto, Media Officer Persebaya melansir SURYAMALANG.COM, Senin (7/10/2019).

Surat izin laga ini nomor Rekom/0298/X/YAN.2.1/2019/Intelkam yang dikeluarkan Polrestabes Surabaya.

"Berdasarkan permohonan dari Persebaya terhadap penyelenggaraan kegiatan pertandingan Liga 1 2019 Persebaya vs Borneo FC 11 Oktober 2019 di GBT. Dengan ini menyatakan tidak keberatan atas diselenggarakannya kegiatan tersebut," tulis kutipan dari surat tersebut.

Bajol Ijo memiliki catatan kurang bagus di laga kandang.

Dari 10 laga kandang, Persebaya tertahan imbang di tujuh laga. Persebaya hanya menang di tiga laga lain.

Persebaya tanpa 5 pemain

Jelang duel Persebaya vs Borneo FC, tuan rumah harus kehilangan 5 pemain penting.

Kelimanya adalah, Moch Supriadi (timnas U-19), Rachmat Irianto dan Osvaldo Haay (timnas U-23), Hansamu Yama dan Otavio Dutra (timnas senior).

Sebelumnya laga menjamu Borneo FC dijadwalkan pada 2 Oktober kemarin, namun karena tidak mendapat rekomendasi dari kepolisian, laga akhirnya ditunda.

"Kabarnya kami akan main (lawan Borneo FC) 11 Oktober. Kami pasti kelihatannya lima pemain absen, upriadi U-19, Rian sama Osvaldo di U-23, juga Hansamu dan Dutra di senior," ungkap Wolfgang Pikal usai pimpin latihan tim di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (3/10/2019).

Otavio Dutra masih ada kemungkinan untuk dipanggil timnas senior, usai merampungkan proses naturalisasi dan mendapatkan Pasport.

Meskipun hari ini ia masih ada di Surabaya dan ikuti sesi latihan Persebaya.

Sementara, punggawa timnas senior sudah bertolak ke Uni Emirat Arab sejak 2 Oktober kemarin.

Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy dijadwalkan lakoni dua laga di kualifikasi Piala Dunia 2020 Zona Asia, hadapi UEA 10 Oktober dan Vietnam 15 Oktober.

Tentang kondisi ini, dimana timnas melakoni laga sementara kompetisi masih jalan, Pikal nilai sebaiknya kompetisi diberhentikan. Karena jika itu terjadi, klub sendiri yang akan dirugikan.

"Saya sebetulnya pikir lebih bagus liga berhenti waktu timnas main. Soalnya biasanya klubnya rugi, sudah keluarin duit untuk dapat pemain bagus, tapi enggak bisa wakili tim," ujar Wolfgang Pikal.

Terkait pemain Perebaya yang absen saat jamu Borneo FC, Wolfgang Pikal mengakui tidak bisa berbuat banyak.

Pelatih asal Austria ini menilai jalan satu-satunya memaksimalkan pemain yang ada.

"Kami harus pakai pemain yang kami punya, optimalkan yang ada, enggak ada alasan," ucap Wolfgang Pikal.

Kehilangan 5 pemain bisa dimanfaatkan Borneo FC.

Pasalnya Borneo FC hanya kehilangan dua pemain, Nadeo Argawinata dan Lerby Eliandry.

Di posisi penjaga gawang, Borneo FC masih punya Gianluca Pandeynuwu, sendangkan di pos penyerang masih ada Matias Conti sebagai pengganti Lerby Eliandry.

(Tribunkaltim.co/Abdur Rachim)

Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved