Liga Italia

Terungkap, Kemenangan AC Milan Tak Bikin Posisi Marco Giampaolo Aman, Ini Penyebabnya

Terungkap, Kemenangan AC Milan di Liga Italia kontra Genoa Tak Bikin Posisi pelatih Marco Giampaolo Aman, Ini Penyebabnya

Terungkap, Kemenangan AC Milan Tak Bikin Posisi Marco Giampaolo Aman, Ini Penyebabnya
foxsport.it
Terungkap, Kemenangan AC Milan Tak Bikin Posisi Marco Giampaolo Aman, Ini Penyebabnya 

TRIBUNKALTIM.CO - Kemenangan yang diraih AC Milan di Liga Italia kontra Genoa, rupanya tak menjamin posisi Marco Giampaolo aman di kursi pelatih.

Kabar dari Italia menyebutkan Marco Giampaolo ternyata tetap berisiko dipecat.

AC Milan menang 2-1 atas Genoa pada pekan ke-7 Liga Italia, Sabtu (6/10/2019) di Stadion Luigi Ferraris.

Live Streaming Genoa vs AC Milan, Dua Pengkhianat Marco Giampaolo Masuk Satrting XI

Sebelum pertandingan, Marco Giampaolo dikabarkan telah mendapatkan ultimatum.

Dia harus membawa AC Milan meraih hasil bagus atau dipecat.

Isu pemecatan Marco Giampaolo muncul setelah AC Milan kalah 4 kali dalam 6 pertandingan Liga Italia sebelumnya.

Kini Marco Marco Giampaolo mampu membawa AC Milan menang atas Genoa, seharusnya tekanan buat dia menjadi berkurang.

Namun, berbagai media Italia menyebut posisi Marco Giampaolo tetap belum aman.

Dia masih berisiko dipecat karena terlalu sering membuat kesalahan memilih pemain.

Sebelum ini Marco Marco Giampaolo sudah kerap membuat keputusan "aneh".

Dari membangkucadangkan pemain-pemain baru, hanya membuat 1-2 pergantian pemain, sampai menarik keluar pemain yang justru tampil paling bagus di atas lapangan.

Saat melawan Genoa, kesalahan pemilihan pemain kembali dilakukan Marco Giampaolo.

Dia ngotot mempertahankan Hakan Calhanoglu, Suso, dan Krzysztof Piatek menjadi starter.

AC Milan tampil lembek di babak pertama, bahkan tertinggal 0-1.

Saat jeda, Marco Giampaolo seperti menyadari kesalahan yang dibuatnya.

Memasukkan Lucas Paqueta dan Rafael Leao menggantikan Hakan Calhanoglu serta Krzysztof Piatek.

AC Milan bermain lebih bagus di babak kedua dan akhirnya berbalik menang 2-1.

Kesalahan seperti ini yang kabarnya membuat manajemen AC Milan masih tidak yakin pada Marco Giampaolo.

Para direktur sedang mendiskusikan masa depan tim dengan saat ini memang menjadi momen paling pas untuk mengganti pelatih.

Kompetisi akan libur karena ada pertandingan antarnegara dan baru bergulir lagi pada 20 Oktober mendatang.

Seperti dikutip Bolasport.com dari Tuttomercatoweb, AC Milan akan mengambil keputusan soal masa depan Marco Giampaolo pada Senin (7/10/2019) atau paling lambat Selasa.

Nama-nama seperti Stefano Pioli, Luciano Spalletti, dan Rudi Garcia disebut-sebut menjadi kandidat terdepan pengganti Marco Giampaolo.

AC Milan bukan satu-satunya tim yang disebut akan mengganti pelatih saat jeda internasional nanti.

Genoa dan Sampdoria juga dikabarkan bakal memecat Aurelio Andreazzoli serta Eusebio Di Francesco.

Hakan Calhanoglu dan Suso Dianggap Jadi Pengkhianat Marco Giampaolo di AC Milan, Ini yang Terjadi

Akhiri tren negatif

Skuad AC Milan akhirnya meraih menang atas Genoa dalam laga pekan ke-7 Liga Italia di Stadion Luigi Ferraris, Sabtu (5/10/2019) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Tuan rumah Genoa sebenarnya tampil lebih mendominasi ketimbang AC Milan.

Genoa memimpin penguasaan bola dengan 51 persen.

Dari segi peluang, Genoa memiliki 11 yang 6 di antaranya mengarah tepat sasaran.

Adapun AC Milan mempunyai 9 kesempatan dengan 7 menuju ke gawang.

Genoa memecahkan kebuntuan pada menit ke-41.

Gelandang Genoa, Lasse Schone, menciptakan gol melalui eksekusi tendangan bebas.
Sepakan Schone membuat kiper AC Milan yang sudah berusia 37 tahun, Pepe Reina, melakukan blunder konyol.

Reina berusaha menangkap bola tembakan Schone, tetapi gagal sehingga si kulit bulat bergulir masuk ke dalam gawangnya.

Schone merupakan Pemain Terbaik Ajax Amsterdam 2014.

Saat itu, kontribusi sembilan gol dan sembilan assist yang ditorehkan Schone membawa Ajax menjuarai Liga Belanda.

Skor 1-0 untuk Genoa bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, AC Milan mencoba keluar dari tekanan.

Milan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-51 melalui Theo Hernandez.

Menusuk kotak penalti dari sisi kanan pertahanan Genoa, Hernandez kemudian melepaskan tendangan kaki kiri yang mengincar sudut sempit. Skor seri 1-1.

Genoa mesti beraksi dengan 10 pemain sejak menit ke-56.

Bek Genoa, Davide Biraschi, menerima kartu merah setelah berusaha menahan laju Rafael Leao di kotak penalti dengan menyentuh bola menggunakan tangan.

Franck Kessie, yang bertugas sebagai eksekutor penalti, mengirimkan sepakan kaki kanan ke arah tengah yang mengecoh kiper Ionut Radu.

Pada menit ke-79, giliran AC Milan yang harus merumput dengan 10 pemain.

Bek Milan, Davide Calabria, menerima kartu merah usai menarik baju Christian Kouame.

Genoa berpeluang menyamakan kedudukan pada menit ke-90+3 lewat penalti Lasse Schone.

Pepe Reina membayar kesalahannya pada babak pertama dengan menepis tendangan penalti Schone yang menuju ke kanan gawang Milan.

Pepe Reina merupakan Kiper Terbaik Liga Inggris 2006-2008.

Kala itu, dengan balutan seragam Liverpool, Reina menjadi kiper yang paling sering clean sheets di Premier League.

Dalam tiga musim beruntun tersebut, Reina menorehkan catatan tak kebobolan sebanyak 20 kali (2006), 19 kali (2007), dan 18 kali (2008).

Skor 2-1 untuk AC Milan tetap tidak berubah hingga wasit Maurizio Mariani meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Raihan tiga poin menempatkan Milan di posisi ke-11 klasemen Liga Italia 2019-2020 dengan sembilan poin.

Milan masih terpaut sembilan poin dari sang pemuncak, Inter Milan.

Genoa 1-2 AC Milan (Lasse Schone 41'; Theo Hernandez 51', Franck Kessie 57'-pen)

Reaksi Eks Pelatih Inter Milan Luciano Spaletti Usai Jadi Kandidat Pengganti Giampaolo di AC Milan

Susunan pemain Genoa dan AC Milan:

Genoa (3-1-4-2): 97-Ionut Radu; 2-Cristian Zapata, 4-Domenico Criscito (14-Davide Biraschi 11'), 17-Cristian Romero; 21-Ivan Radovanovic; 18-Paolo Ghiglione, 20-Lasse Schone, 8-Lukas Lerager (19-Goran Pandev 88'), 33-Marko Pajac; 11-Christian Kouame, 99-Andrea Pinamonti (30-Andrea Favilli 73')

Pelatih: Aurelio Andreazzoli

AC Milan (4-3-3): 25-Pepe Reina; 13-Alessio Romagnoli, 2-Davide Calabria, 19-Theo Hernandez, 43-Leo Duarte; 20-Lucas Biglia, 10-Hakan Calhanoglu (39-Lucas Paqueta 46'), 79-Franck Kessie; 5-Giacomo Bonaventura (12-Andrea Conti 81'), 8-Suso, 9-Krzysztof Piatek (17-Rafael Leao 46')

Pelatih: Marco Marco Giampaolo

Wasit: Maurizio Mariani

(*)

Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved