Liga Italia
Tumbang di Kandang Sendiri, hingga Dikudeta Juventus, Ini Penyebab Rontoknya Performa Inter Milan
Tumbang di Kandang Sendiri, hingga Dikudeta Juventus, Ini Penyebab Rontoknya Performa Inter Milan
TRIBUNKALTIM.CO - Dalam seminggu, keperkasaan Inter Milan mulai rontok.
Dua kekalahan didapat Inter Milan baik di Liga Champions maupun di Liga Italia Serie A.
Usai dikalahkan Barcelona, Inter Milan dipecundangi Juventus di kandang sendiri.
• Gagal Cetak Gol ke Gawang Inter, Cristiano Ronaldo Puas Performa Juventus Kembali Jadi Capolista
• Hasil Liga Italia Inter Milan vs Juventus, Gonzalo Higuain Pahlawan Kemenangan La Vecchia Signora
Kekalahan atas Juventus membuat Inter Milan gagal meneruskan tren positif mereka di Liga Italia.
Setelah menang terus dalam 6 pertandingan di liga domestik, Inter Milan harus menerima kekalahan pertama mereka dari Juventus.
Tampil di depan publik sendiri, Inter Milan harus mengakui keunggulan 1-2 Juventus pada laga bertajuk Derby d Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (6/10/2019).
La Beneamata hanya mampu mencetak gol lewat sepakan penalti Lautaro Martinez.
Sementara Si Nyonya Tua mampu melesakkan dua gol lewat Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain.
Kekalahan 1-2 Inter Milan dari Juventus pada pertandingan pekan ke-7 Liga Italia 2019-2020 dinilai terjadi karena mereka bermain kurang agresif.
Hasil tersebut mengulangi kekalahan mereka dari Barcelona di ajang Liga Champions dengan skor yang identik.
I Nerazzurri kalah karena dinilai bermain kurang agresif melawan tim sekelas Juventus.
Hal itu disampaikan oleh bek tengah mereka, Milan Skriniar.
"Pekan ini benar-benar pekan yang bercampur aduk rasanya mengingat kami tidak bermain terlalu buruk melawan Barcelona dan melawan Juventus hari ini," kata Milan Skriniar dikutip BolaSport.com dari Sky Sports Italia.
"Kami masih sanggup mempertahankan bola dan menciptakan peluang. Masalahnya kami tidak mampu menghasilkan banyak gol."
"Juventus adalah tim tangguh dan kami menyadarinya. Untuk itu kami harus berbenah dan itulah indahnya sepak bola."
"Saya rasa kami memang perlu bermain lebih agresif di sekitar area penalti seperti ketika melawan Barcelona."
"Kami hanya perlu tampil lebih menekan di lini depan," ujar Milan Skriniar menambahkan.
Hasil ini membuat Inter Milan harus rela turun peringkat ke posisi kedua klasemen sementara Liga Italia.
Mereka hanya berjarak 1 poin dari Juventus di puncak klasemen sementara.
Setelah menghadapi Juventus, pasukan Antonio Conte bakal menghadapi Sassuolo pada laga pekan ke-8 Liga Italia.
Momentum melawan Sassuolo dapat digunakan Inter Milan untuk kembali meraih kemenangan di liga domestik.
Juventus Kudeta Inter Milan
Juventus berhasil mengalahkan Inter Milan dalam pertandingan bertajuk Derby d'Italia pada pekan ke-7 Liga Italia 2019-2020.
Juventus sukses merebut puncak klasemen sementara Liga Italia dari tangan Inter Milan usai menaklukkan sang lawan.
Juventus mampu menaklukkan Inter Milan yang tampil perkasa hingga 6 pertandingan awal Serie A Liga Italia dengan skor 2-1 dalam partai panas Derby d'Italia.
Tampil di kandang Inter Milan, Giuseppe Meazza, Juventus langsung unggul cepat pada menit ke-4.
Berawal dari umpan lambung terobosan Miralem Pjanic dari tengah lapangan, Paulo Dybala melakukan akselerasi ke kotak penalti.
Setelah masuk ke kotak penalti, Paulo Dybala langsung melepaskan tendangan kaki kiri tanpa mampu dihalau Samir Handanovic. Skor 1-0 untuk Juventus.
Inter Milan baru bisa menyamakan kedudukan melalui sepakan penalti Lautaro Martinez pada menit ke-18.
Hadiah penalti diberikan setelah Matthijs de Ligt melakukan handsball di area terlarang usai menahan bola umpan silang Nicolo Barella.
Wasit pun langsung menunjuk titik putih dan Lautaro Martinez yang menjadi eksekutor Inter Milan sukses menaklukkan Wojciech Szczesny.
Juventus sempat unggul kembali pada menit ke-41 lewat sepakan kaki kiri Cristiano Ronaldo dari dalam kotak penati, tetapi gol tersebut dianulir wasit akibat offside.
Hingga turun minum, skor tetap sama kuat 1-1 bagi kedua tim.
Saat skor imbang 1-1 hingga 10 menit terakhir, Gonzalo Higuain tampil sebagai pahlawan kemenangan Juventus.
Masuk menggantikan Federico Bernardeschi, Gonzalo Higuain sukses mencetak gol kemenangan Juventus pada menit ke-80.
Menerima sodoran umpan Rodrigo Bentacur, Higuain yang merangsek ke kotak penalti sukses menempatkan bola melalui kaki kanannya ke pojok kanan gawang Samir Handanovic tanpa mampu diantispasi.
Pertandingan pun berakhir untuk kemenangan 2-1 Juventus atas Inter Milan.
Kemenangan ini membuat Si Nyonya Tua berhak meraih puncak klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 19 poin, sementara Inter turun ke peringkat 2 dengan koleksi 18 poin.
Di laga lainnya, runner-up musim lalu, Napoli, hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Torino.
Sementara dua tim ibu kota, AS Roma dan Lazio, juga meraih hasil imbang kala melawan musuh masing-masing.
AS Roma harus puas berbagi angka 1-1 dengan Cagliari, sedangkan Lazio ditahan imbang 2-2 oleh Bologna.
AS Roma sempat tertinggal dari Cagliari lewat gol penalti Joao Pedro pada menit ke-26.
Tim tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-31 melalui gol bunuh diri Luca Ceppitelli.
Berikut hasil pertandingan Liga Italia, Minggu-Senin:
Minggu, 6 Oktober 2019
Fiorentina 1-0 Udinese (Nikola Milenkovic 72')
AS Roma 1-1 Cagliari (Luca Ceppitelli 31'-bd; Joao Pedro 26'-pen)
Atalanta 3-1 Lecce (Duvan Zapata 35', Papu Gomez 40', Robin Gosens 56'; Fabio Lucioni 86')
Bologna 2-2 Lazio (Ladislav Krejci 21', Rodrigo Palacio 31; Ciro Immobile 23', 39')
Senin, 7 Oktober 2019
Inter Milan 1-2 Juventus (Lautaro Martinez 18'-pen; Paulo Dybala 4', Gonzalo Higuain 80')
Klasemen Liga Italia hingga pekan ke-7, Senin (7/10/2019)
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gonzalo-higuain-cetak-gol-ke-gawang-inter-milan.jpg)