Berita Pemkab Kutai Barat

Prioritaskan Bangun Infrastrukur, Bupati Tinjau Pembangunan di Kampung Bakung, Penyinggahan

Mengacu pada visi pembangunan 2016-2021 Pemkab Kubar terus berupaya mengoptimalkan pembangunan di seluruh aspek

Prioritaskan Bangun Infrastrukur, Bupati Tinjau Pembangunan di Kampung Bakung, Penyinggahan
HUMASKAB KUBAR
Bupati FX Yapan SH Tumenggung Singa Praja dalam kunjungan kerja dan peninjauan kegiatan pembangunan di Kampung Bakung, Kecamatan Penyinggahan, Senin (7/10/2019). 

SENDAWAR - Mengacu pada visi pembangunan 2016-2021 Pemkab Kubar terus berupaya mengoptimalkan pembangunan di seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Hal ini dilakukan melalui peningkatan fungsi komunikasi, koordinasi serta perluasan jaringan kerja dan jalinan sinergitas baik jajaran pusat, provinsi maupun wilayah Kabupaten Kubar.

Hal tersebut dikatakan Bupati FX Yapan SH Tumenggung Singa Praja dalam kunjungan kerja dan peninjauan kegiatan pembangunan di Kampung Bakung, Kecamatan Penyinggahan, Senin (7/10/2019).

Bupati menegaskan kunjungan kerja ini sudah lama direncanakan. "Hari ini kita berada di Kecamatan Penyinggahan. Kita ingin melakukan evaluasi mengenai apa saja pembangunan yang sudah kita lakukan dan apa saja yang belum kita lakukan," ujar Bupati.

Turut hadir Wakil Bupati H Edyanto Arkan, Anggota DPRD Kubar, Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkab Kubar, Pimpinan Bankaltimtara Cabang Sendawar, dan Pimpinan Perusahaan hingga KNPI.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyambut dengan antusias mulai Kampung Loa Deras hingga Kampung Bakung, semuanya luar biasa.

Yapan pun mengatakan kunjungan ini formasinya lengkap mulai jajaran pemerintah,DPRD, stakeholders eksternal seperti lembaga perbankan hingga perusahaan.Semuanya dilibatkan karena untuk membangun Kubar tidak bisa dengan kekuatan sendiri tetapi harus didukung semua elemen masyarakat.

Bupati menambahkan, pada tiga tahun kepemimpinannya memang mengutamakan pembangunan infrastruktur. Sehingga kita membuka jalan daerah-daerah yang terisolir.

"Namun dimasa kepemimpinan ini juga masih banyak beban yang harus diselesaikan, dimana ada beban ke Pemkab Mahulu kurang lebih Rp 80 miliar yang harus dibayar. Sesuai undang-undang sebelum ada Bupati dan DPRD definitif Mahulu masih menjadi tanggungan Kubar, hal ini yang kita selesaikan dan 2019 sudah lunas," ungkapnya.

Selain itu beban-beban lainnya juga kita selesaikan, jalan dua jalur, RSUD HIS, dana retensi, dan masih ada satu lagi beban yakni Jembatan Aji Tulur Jejangkat. Meski jembatan belum selesai tetapi pemkab memiliki beban Rp 48 miliar. Sebagaimana diketahui pembangunannya pun belum bisa maksimal karena terkendala pola pembayarannya.

Bupati menyatakan selama kepemimpinannya akan tetap mengutamakan pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan menuju Kampung Muara Kedang Kecamatan Bongan, jalan Ke Kecamatan Tanjung Isuy, Jalan di Kecamatan Siluq Ngurai Kampung Sang Sang, Kaliq, Tana Mea, dan Tebisaq juga sudah selesai dilakukan pembangunannya. Pada 2019 kita sambung pembangunan jalan dari Tebisaq sampai Gunung Bayan dengan anggaran Rp 15 miliar.

Dari Gunung Bayan ke Muara Pahu Rp 4 miliar, dan dari Muara Pahu ke Penyinggahan kurang lebih Rp 25 miliar. Kita ingin pembangunan bisa terus berlanjut dan semua daerah-daerah yang tertinggal bisa lancar jalur transportasi dan perekonomian bisa bersaing dengan daerah lain.

Saat ini juga kita sudah memilki data, jalur-jalur jalan yang akan dibangun sehingga pada 2019 diprioritaskan pembukaan jalan dari Penyinggahan ke Kampung Bakung sepanjang 7 km dengan lebar minimal 6 meter. Pada 2021 dianggarkan kembali peningkatan badan jalan tersebut. Jalan tersebut dengan sistim pengurukan.

"Saya minta warga masyarakat yang memiliki lahan yang dilalui jalan tersebut kooperatif serta dukung proses pembangunan jalan tersebut. Dengan pembangunan badan jalan tersebut tentu meningkatkan nilai dari lahan warga tersebut karena berada tepat pada jalan poros. Saya sangat yakin masyarakat Bakung khususnya dan warga masyarakat Kecamatan Penyinggahan pada umumnya bisa membantu program pemerintah membuka badan jalan. Sekali lagi tidak ada ganti rugi untuk lahan yang terkena jalan, dan masyarakat diharapkan ikhlas," kata Bupati.

Bupati juga menjelaskan tugas DPRD memang tidak terlihat secara fisik, tetapi tugas DPRD juga sangat vital dalam menyetujui dan mengesahkan anggaran sehingga pemerintah bisa melaksanakan pembangunan, oleh sebab itu masyarakat juga harus mengetahui tugas dan fungsi DPRD, yakni Legislasi, Penganggaran dan pengawasan. (hms10)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved