Ibu Kandung Bunuh Bayinya yang Baru Lahir di Balikpapan, Lelaki Kumpul Kebonya Kini jadi Tersangka

Oksaktian Subarka ditetapkan sebagai tersangka lantaran ikut terlibat dalam aksi pembunuhan secara keji kepada bayi yang baru dilahirkan.

Ibu Kandung Bunuh Bayinya yang Baru Lahir di Balikpapan, Lelaki Kumpul Kebonya Kini jadi Tersangka
REUTERS/Vincent West
ILUSTRASI - Bentuk wujud bayi. Ini sebuah boneka bayi produksi Babyclon yang dipajang dalam acara the Bilbao Reborn Doll Show, di Bilbao, Spanyol utara, 11 Juni 2017. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pihak kepolisian dari Polsek Balikpapan Utara terus melakukan pengembangan kasus penyelidikan pembunuhan bayi baru lahir oleh ibu kandungnya sendiri bernama Arnelia Putri Wulandari (22) di wilayah kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah pada Selasa dinihari lalu (8/10/2019).

Bahkan pria yang menghamili Adrenalin Putri Wulandari bernama Oksaktian Subarka (23) kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dari sebelumnya sebagai saksi.

Oksaktian Subarka merupakan kekasih dari Arnelia Putri dan diketahui mereka telah menjalin hubungan asmara sejak September 2019 kemarin.

Sejak itu juga, keduanya kerap kali melakukan hubungan suami istri diluar ikatan pernikahan yang sah hingga akhirnya menyebabkan Arnelia Putri Wulandari hamil.

Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Supartono Sudin menjelaskan penetapan tersangka kepada Oksaktian Subarka itu berdasarkan hasil penyelidikan lanjutan.

Oksaktian Subarka ditetapkan sebagai tersangka lantaran ikut terlibat dalam aksi pembunuhan secara keji kepada bayi yang baru dilahirkan oleh kekasihnya itu.

" Ya si laki-laki itu (Oksaktian Subarka) sudah jadi tersangka karena dia terlibat langsung dalam upaya pembunuhan, lalu ikut mengubur di bawah kolong rumah warga," katanya. Rabu sore (9/10)

Penetapan dia sebagai tersangka itu berdasarkan hasil penyelidikan intensif oleh pihak kami," lanjutnya

Kompol Supartono Sudin juga menegaskan saat ini pihaknya masih terus melakukan upaya penyelidikan dan bisa saja ada tersangka lain dibalik kasus pembunuhan bayi tersebut.

Menurutnya, wanita muda yang melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan itu bisa saja ada bantuan dari pihak lain dalam artian petugas medis atau pihak lain dan tidak dilakukan oleh sendirinya.

"Kasusnya masih terus kita kembangkan bisa saja mungkin ada tersangka lain, karena orang melahirkan itu tidak dapat dilakukan oleh sendirinya tetapi ada bantuan orang lain entah dari petugas medis," jelas Kompol Supartono Sudin.

Halaman
1234
Penulis: Zainul
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved