Berita Pemkab Kutai Barat

PKK Kubar Ajak Ibu-ibu Cegah KDRT

Petinggi Melak Ulu Sarwani dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Tim PKK Kabupaten yang mengadakan penyuluhan KDRT.

PKK Kubar Ajak Ibu-ibu Cegah KDRT
HUMASKAB KUBAR
Peserta penyuluhan KDRT berfoto bersama di gedung PKK Kelurahan Melak Ulu. Penyuluhan ini digear Pokja I TP-PKK Kabupaten Kutai Barat. 

SENDAWAR - Bertempat di gedung PKK Kelurahan Melak Ulu, TP-PKK Kabupaten Kutai Barat melalui Pokja I menyelenggarakan penyuluhan tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Penyuluhan diikuti pengurus Pokja I Kelurahan dan Kampung di wilayah Kecamatan Melak.

Petinggi Melak Ulu Sarwani dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Tim PKK Kabupaten yang mengadakan penyuluhan KDRT.

Diharapkan, hari ini juga dengan sinergitas yang baik bahwa Polsek Melak turut mendukung penyuluhan KDRT yang memberikan materi kiranya hal tersebut membuka pikiran dan wawasan.

"KDRT di wilayah Melak dapat dicegah dan jika ada kasus dapat terselesaikan dengan baik, mari dengan seksama kita dengar pemaparan materi demi materi", tuturnya.

Ketua TP-PKK Kabupaten Kutai Barat dalam sambutannya yang disampaikan Bendahara I Yonavia menyatakan, sukses terselenggaranya kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan pola pikir hingga perilaku untuk bersama-sama memerangi KDRT.

Sehingga pada akhirnya terciptalah Cinta Keluarga yang mampu mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia pada umumnya dan manusia Kutai Barat khususnya yang memiliki sikap penghargaan atas hak asasi manusia.

Selanjutnya Ia menghimbau kepada para peserta penyuluhan bahwa hal ini menjadi penting dimana setiap anggota harus saling menghargai dan mendukung atas penyelenggaraan.

Pemenuhan atas hak asasi masing-masing atas kehidupan sebab perlu diketahui bersama bahwa setiap kegiatan ini dipandang atau dinilai berhasil dan tepat guna apabila menghasilkan keluaran yang positif dan memberikan dampak signifikan.

"Kembali nyalakan api cinta keluarga dengan membekali seluruh anggota keluarga kita melalui peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pengamalan Pancasila, Sikap saling menghormati dan menghargai sehingga melakukan komunikasi yang efektif secara lisan dan klasik," tuturnya.

Hal ini mengingat saat ini kehidupan keluarga masa kini tengah dihadapkan pada kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan informasi sehingga komunikasi lisan dan face to face menjadi sangat minim bahkan saat berkumpul pun kita memegang handphone dan sibuk dengan dunia sendiri. Ini juga perlu diperhatikan bersama. Karena komunikasi juga menjadi kunci dari keharmonisan keluarga.

Ketua Pokja I Maria Sari mengungkapkan kegiatan ini dilaksanakan di empat kecamatan yaitu Melak, Tering, Barong Tongkok dan Muara Pahu guna memberikan pemahaman kepada ibu-ibu tentang berbagai hal yang berkaitan sebab dan akibat dari KDRT. Serta solusi-solusi untuk hal tersebut

"Kami menyajikan materi kemudian melakukan sesi tanya jawab, jika ada permasalahanpun saat ini di Kutai Barat dapat mengadu di bidang Pemberdayaan Perempuan ataupun jika sudah pada kasus yang tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan pihak Kepolisian juga siap membantu. Saya berterima kasih untuk antusias peserta dalam kegiatan ini dan kiranya ilmu dan pengetahuan yang didapat dapat dibagikan kepada keluarga dan tetangga",ungkapnya.

Salah satu peserta kegiatan Sumiati ditemui usai kegiatan menyebutkan acara ini memberikan informasi yang luar biasa sehingga banyak ilmu-ilmu yang bisa diberikan apalagi KDRT itu jangan dibiarkan atau didiamkan.

Apalagi undang-undang yang melindungi sudah sangat jelas, didalam rumah tangga juga hubungan suami istri harus saling menghargai dimana jika menegur boleh saja tetapi jangan ada kekerasan yang berlebihan, semoga acara ini akan ada lagi karena sangat bermanfaat sekali bagi kami. (HMS11)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved