Berita Pemkot Tarakan

Walikota Tarakan Akan Launching Kawasan Kuliner Non Tunai di Depan KKMB

Untuk menambah wisata kuliner di Kota Tarakan Provinsi Kaltara, Pemkot Tarakan bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltara

Walikota Tarakan Akan Launching Kawasan Kuliner Non Tunai di Depan KKMB
HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
Walikota Tarakan Khairul berserta istri dan Kepala BI Perwakilan Kaltara Hendik Sudaryanto saat mengunjungi Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) beberapa waktu lalu. 

TARAKAN - Untuk menambah wisata kuliner di Kota Tarakan Provinsi Kaltara, Pemkot Tarakan bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltara akan launching Kawasan Kuliner di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB).

Launching kawasan kuliner akan dilakukan pada Sabtu (12/10/2019) pukul 19.30 Wita oleh Walikota Tarakan Khairul. Kawasan kuliner akan menyediakan 22 tenant dengan berbagai menu makanan dan minuman yang disukai masyarakat.

Kawasan kuliner buka tiap hari, dari pukul 18.00 Wita sampai pukul 24.00 Wita. Namun untuk berbelanja makanan dan minuman di sini menggunakan non tunai atau QR code dengan berbagai aplikasi non tunai yang dapat didownload.

Walikota Tarakan mengungkapakan, Kawasan Kuliner Non Tunai yang diberi nama Bagayo (Baya Ngakan Mayo) dibangun oleh perusahaan perbankan yang di Kota Tarakan.

"Perusahaan perbankan membangun kawasan kuliner ini salah satu bentuk CSR (Corporate Sosiality Responsibilty) mereka kepada masyarakat," ujarnya, Selasa (8/10/2019).

Orang nomor satu di Tarakan ini mengatakan, tenant ini diisi oleh para UMKM Kota Tarakan. Nantinya kawasan kuliner ini dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pordawis).

"Pokdarwis inilah yang akan mengelola tenant yang digunakan para UMKM di Kawasan Kuliner. Tentu UMKM harus membayar uang kebersihan, listrik dan air," ujarnya.

Sedangkan untuk pajak, tentu masyarakat yang membeli makanan dan minuman di Kawasan Kuliner ini akan dikenakan pajak sebesar 10 persen.

"Kita kenakan pajak 10 persen ini, karena sebagai pemasukan ataupun pendapatan pemerintah daerah. Kita sangat berharap masyarakat untuk mencoba makanan dan minuman di Kawasan Kuliner Non Tunai Bangayo," ucapnya. (advetorial/jnh)
.
.

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved