Berita Pemkab Penajam Paser Utara

BNNK PPU Wajibkan Seluruh Perangkat Desa dan Kelurahan Tes Urine, Ini Risikonya Jika Tak Datang

Secara bertahap seluruh perangkat desa dan kelurahan di PPU ini nantinya wajib mengikuti tes urine yang dilaksanakan BNNK PPU

BNNK PPU Wajibkan Seluruh Perangkat Desa dan Kelurahan Tes Urine, Ini Risikonya Jika Tak Datang
HUMASKAB PPU
Sekretaris BNNK Kabupaten PPU Herlambang dalam penyuluhan pencegahan bahaya bahaya narkoba di kalangan perangkat desa dan kelurahan se-Kecamatan Penajam di Kantor Camat Penajam, Rabu (9/10/2019). 

PENAJAM - Seluruh perangkat Desa dan Kelurahan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) wajib menjalani tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) PPU bekerjasama dengan Satresnarkoba Polres PPU.

Perihal ini disampaikan Sekretaris BNNK Kabupaten PPU Herlambang di sela-sela penyuluhan bahaya narkoba sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan di kalangan perangkat desa dan kelurahan se Kecamatan Penajam yang digelar di Kantor Camat Penajam, Rabu (9/10/2019) siang.

"Secara bertahap seluruh perangkat desa dan kelurahan di PPU ini nantinya wajib mengikuti tes urine yang dilaksanakan BNNK PPU. Jika di satu desa atau kelurahan ditemui tidak bersedia hadir dalam tes urine, maka yang bersangkutan akan kita panggil, " tegas Herlambang.

Ditambahkan, pelaksanaan tes urine yang digelar BNNK PPU ini tanpa dipungut biaya, sehingga peserta tidak perlu khawatir terhadap pemeriksaannya nantinya.

"Tes urine ini wajib bagi seluruh perangkat desa maupun kelurahan di PPU. Bila ini dilakukan di luar tanggungan, biaya yang dibutuhkan juga cukup besar. Oleh karenanya mumpung ada program BNNK PPU ini seluruh perangkat desa dan kelurahan diminta hadir dalam pelaksanaan tes urine yang akan digelar di masing-masing kelurahan dan desa, " ungkap Herlambang.

Menurut Herlambang, kegiatan ini merupakan penyuluhan bahaya narkoba yang digelar di kantor Camat Penajam, salah satunya adalah sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kalangan pegawai ASN.

Herlambang mengatakan, upaya pemberantasan narkoba ini sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba di Kabupaten PPU.

Menurut Herlambang pegawai ASN dan masyarakat merupakan lingkungan terbaik dalam mengawasi dan mencegah penyalahgunaan narkoba. Untuk itu diharapkan selalu waspada terhadap maraknya peredaran barang tetlarang tetsebut.

"Mari kita jaga diri kita, keluarga maupun lingkungan kita dari pengaruh-pengaruh buruk narkoba khususnya di Kabupaten PPU, " pungkasnya. (advertorial/humas/kominfo)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved