Selasa, 9 Juni 2026

Cipta Karya PUPR Beber, Kelanjutan Proyek Pasar Baqa Samarinda Belum Ada Kepastian

Artinya proses kelanjutan pengerjaan proyek akan sangat bergantung pada besaran alokasi dana yang diturunkan untuk proyek pasar Baqa ini.

Tayang:
Editor: Budi Susilo
Tribunkaltim.co/ Nevrianto
Kondisi proyek pembangunan Pasar Baqa di Samarinda Seberang, belum tuntas pembangunannya. Pembangunan Pasar Baqa diperkirakan membutuhkan dana Rp 18 miliar, lantaran pemerintah kekurangan dana untuk mengalokasikan kelanjutan proyel tersebut. 

Lanjut dirinya menjelaskan, sebelum dirinya dan pedagang lainnya berjualan di lapangan KNPI yang berada di Jalan Sultan Hasanuddin.

Dirinya merupakan pedagang yang jualan di pasar Baqa.

Pihaknya lalu dipindahkan sementara ke lahan tersebut selama proses pembangunan pasar Baqa yang baru.

Sejak dimulainya pembangunan pada medio 2014-2015 lalu.

Hingga saat ini bangunan tersebut terlihat seperti bangunan tua setengah jadi yang tidak lagi terurus.

Dari pantauan Tribunkaltim.co di bangunan pasar Baqa baru.

Tampak semak belukar mengelilingi bangunan.

Bahkan beton bangunan tampak menghitam, dan sebagian lagi dipenuhi lumut.

Sedangkan bagian lantai dasar tergenangi air serta sampah.

Tidak hanya itu, disekitar bangunan juga terdapat rumah semi permanen yang dimanfaatkan beberapa warga menjadi tempat tinggal.

Ini sudah lima tahun lebih, tapi tidak jadi juga.

"Kami harap ya diselesaikan pembangunannya," tutur Ida yang telah berdagang di pasar Baqa sejak 1989 lalu.

Dia menuturkan, lokasi sementara berjualan dianggapnya sangat tidak layak.

Mulai dari lokasinya yang sempit, kumuh.

Serta kerap jadi biang macet jika terdapat banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved