Berita Pemkab Kutai Barat

Dua Kecamatan di Kubar Dijadikan Sentra Gula Aren, Dinas Pertanian Buka Perkebunan Aren Seluas 75 Ha

Pembukaan perkebunan difokuskan di tiga lokasi, tersebar di Kampung Penyinggahan Ilir 20 Ha, Kampung Minta 30 Ha, dan Kampung Loa Deras 25 Ha.

Dua Kecamatan di Kubar Dijadikan Sentra Gula Aren, Dinas Pertanian Buka Perkebunan Aren Seluas 75 Ha
HUMASKAB KUBAR
Petrus S, Kepala Dinas Pertanian Kubar. 

SENDAWAR - Dalam upaya menjadikan Kecamatan Penyinggahan dan Mook Manaar Bulatn sebagai sentra penghasil gula merah/gula aren, Pemkab Kubar mulai 2019 membuka lahan seluas 75 hektare di Kecamatan Penyinggahan.

Pembukaan perkebunan difokuskan di tiga lokasi, tersebar di Kampung Penyinggahan Ilir 20 Ha, Kampung Minta 30 Ha, dan Kampung Loa Deras 25 Ha.

Kepala Dinas Pertanian Kubar Petrus S Hut Msi, Rabu (9/10/2019), menjelaskan, hingga saat ini dalam proses pembukaan lahan perkebunan, sedang pengadaan bibit masih dalam proses di- WLP.

Selanjutnya target kita menanam aren tahun ini, enam atau tujuh tahun ke depan dengan pembukaan kebun aren ini baru kita bisa melihat dari hasil pengembangan ini.

Diharapkan para kelompok tani bisa semakin intensif dalam pengelolaan aren sehingga mendapat memberikan dampak perekonomian yang signifikan bagi pendapatan keluarga/masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Petrus menjelaskan setiap hektare lahan kebun aren memerlukan 214 bibit, dan penanaman diperkirakan dimulai akhir Oktober atau awal November 2019. Begitu juga perkebunan aren ini juga kita akan atur pola tumpang sari dengan tanaman lain, salah satunya tanaman pisang yang selama ini juga menjadi andalan menopang perekonomian masyarakat di Kecamatan Penyinggahan.

Tujuan dilakukan penanaman tanaman tumpang sari untuk mengisi masa-masa sebelum aren berproduksi, maka ada tanaman lain yang ditumpang sari yang berproduksi lebih cepat.

Selanjutnya Petrus menjelaskan, tanaman aren yang ditanam adalah aren yang usia genjah sehingga usia 6-7 tahun sudah bisa berproduksi. Untuk bibit sendiri kita akan datangkan langsung dari Kabupaten Kutai Timur yang memang sudah melakukan pembibitan, karena di Kubar sendiri belum ada yang membuat pembibitan aren.

Secara khusus Petrus mengimbau kepada seluruh kelompok tani, baik di Kampung Penyinggahan Ilir, Minta dan Loa Deras bisa betul-betul dan serius menanam, karena jika tidak serius dalam menanam maka kita tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

"Setelah ditanam, maka tanaman yang ada harus dibersihkan dan dirawat degan pola pemupukan yang teratur, dengan demikian kita harapkan tanaman yang kita tanam bisa tumbuh dengan subur sehingga bisa berproduksi sesuai terget yang kita harapkan, dan perawatan juga harus terus dilakukan hingga prosuksi, hal tersebut lah yang perlu keseriusan dari para petani," harap Petrus.

Petani juga harus proaktif dan bekerjasama dengan para PPL yang ada di lapangan, sehingga apapun permasalahan yang terjadi dilapangan bisa berkoordinasi dengan PPL, dengan demikian kita bisa sama-sama dan lebih cepat mencarikan solusi, baik dalam persoalan serangan hama maupun pemeliharaan dan pemupukan ataupun berkaitan dengan tanaman tumpang sari, bisa dikoordinasikan secepatnya dengan PPL maupun Dinas.

Ke depan Kubar tentu sebagai daerah penyokong Ibu Kota Negara (IKN) yang masuk pada ring tiga, maka kebutuhan gula merah/aren akan sangat banyak. Mau tidak mau agar kita tidak tertinggal maka mulai dari saat ini kita harus mempersiapkan diri terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat di Kubar dan Kaltim umumnya.

"Memilih lokasi di tiga kampung tersebut khusus di Kecamatan Penyinggahan tentu memiliki alasan yang kuat. Lokasinya yang rawa/rendah sangat baik dan cocok untuk ditanami pohon aren dan memang sudah habitat pohon aren.

Selain itu selama ini masyarakat setempat juga sudah sangat terkenal sebagai penghasil gula aren, dan kita tidak memulai di kampung yang tidak tersedia aren. Untuk menyadap aren memerlukan keahlian khusus dan warga masyarakat setempat juga sudah terbiasa dengan kegiatan tersebut," terang Petrus.(hms10)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved