Hujan Batu di Purwakarta, Rusak 7 rumah dan 1 Sekolah, Ini Respon Ridwan Kamil ke Perusahaan Tambang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merespon peristiwa hujan batu di Purwakarta yang diduga diakibatkan aktivitas blasting perusahaan tambang

Hujan Batu di Purwakarta, Rusak 7 rumah dan 1 Sekolah, Ini Respon Ridwan Kamil ke Perusahaan Tambang
(Dok BPBD Purwakarta)
Batu besar dari aktivitas peledakan batu merusak sejumlah rumah warga di Purwakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO - Terjadi hujan batu di Purwakarta, rusak 7 rumah dan 1 sekolah, ini tindakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ke perusahaan tambang.

Diketahui, hujan batu tersebut dipicu aktivitas penambangan menggunakan bahan peledak atau blasting, di Purwakarta.

Dilansir dari Kompas.com, batu berukuran besar menghujani Kampung Cihandeuleum, RT 009 RW 005, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Selasa (8/10/2109).

Letakan Batu Pertama Pembangunan Gereja GKKA-I Muhur, Bupati: Gereja Harus Peduli Pembangunan

Satu Kepala Kepala Daerah Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi, Ridwan Kamil atau Ganjar Pranowo?

15 Nama Berpeluang Jadi RI 1 Selanjutnya, Ada 4 Kepala Daerah dan Ridwan Kamil dapat Catatan Khusus

Sebanyak tujuh rumah warga dan satu sekolah rusak.

Warga yang terdampak 68 KK dan 215 jiwa.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purwakarta Wahyu Wibisono mengatakan, berdasarkan informasi dari warga, jatuhnya batu-batu raksasa itu diduga karena aktivitas blasting atau peledakan batu.

Aktivitas blasting ini dilakukan oleh PT MSS pada Selasa (8/10/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Hasil dari pengecekan di lapangan dan informasi dari saksi, batu tersebut jatuh dari ketinggian sekitar 500 meter ke rumah warga yang ada di bawah gunung," kata Wahyu.

Wahyu mengatakan, berdasarkan informasi dari Direktur Teknik PT MSS, area tambang perusahaan di wilayah itu seluas 41,9 hektar dan 80 persen pekerjanya adalah warga sekitar.

Pada rapat itu, pihak PT MSS menyebut pekerjaan blasting (flying rock) yang dilakukan bukan di area yang batunya menimpa sebagian permukiman warga.

Halaman
12
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved