Breaking News:

Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit Jamin Warga Papua Aman di Kalimantan Utara

Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit menjamin keamanan warga Papua yang tinggal di seluruh Kabupaten/Kota Kaltara.

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO/ FACHRI R
Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Pol Indrajit 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Pol Indrajit menjamin keamanan warga Papua yang tinggal di seluruh Kabupaten/Kota Kaltara.

Pasca mencuatnya isu perpecahan antarsuku yang terjadi di Wamena Papua baru-baru ini.

"Menjamin keamanan. Polisi, kami menjamin keamanan mereka.

Ikuti Jejak Puan Maharani, Ketua DPRD Kaltara Dijabat Perempuan dari PDi Perjuangan, Ini Sosoknya

Coffee Morning Bahas Isu Wamena di Kaltara, Kapolda Minta Jangan Ada yang Menyerang Warga Papua

12 Tim Pondok Pesantren di Kaltim Kaltara Ambil Bagian Dalam Liga Santri Nusantara

Pasien Rujukan ke Luar Kaltara Dibantu Biaya Akomodasi, dan Biaya Pengobatan Jika Kurang Mampu

Selain menjamin, saya melihat suku-suku di sini, tak menyalahkan suku Papua, karena sadar itu (kerusuhan) ulah dari oknum," tegasnya, Kamis (10/10/2019).

Lebih lanjut mantan Wakapolda Jawa Tengah ini, mengatakan warga Papua sudah berbaur dengan suku-suku yang ada di Kalimantan Utara.

"Warga Papua di sini sedikit. Ada, tapi nggak banyak. Mereka sudah berbaur. Kami menerima semua," ucapnya.

Selama 1,5 tahun memegang tongkat komando, Indrajit mengatakan masyarakat Kaltara menerima para pendatang, tak hanya warga Papua.

Sehingga ia menjamin tak akan ada apriori atau pendeskreditan terhadap warga Papua yang tingga di Kaltara.

"Karena mereka sadar itu (kerusuhan dan perpercahan) bukan seluruhnya orang Papua, hanya sebagian kecil, itu pun oknum," ucapnya.

Masih Indrajit, ia membeberkan situasi di Papua sudah mulai landai dan berangsur kondusif, dari perbuatan oknum perusuh yang mencari perhatian publik internasional untuk berniat memisahkan diri dari NKRI.

"Bisa dilihat di media sosial, tokoh adat Papua menolak apa yang dilakukan sebagian oknum masyarakat (perusuh).

Mereka berharap warga di luar Papua kembali," ujarnya.

"Tak ada suatu bangsa akan maju bila menutup diri," tambahnya.

Dinilai Memberi Banyak Manfaat Ini, Pemprov Kaltara akan Terapkan Sistem Keamanan Siber

Kaltara Masih Kekurangan Dokter, Pemprov Fasilitasi Usulan Kabupaten Kota ke Kementerian

Empat OPD Jadi Penggerak Pengarusutamaan Gender di Kaltara, Ini Daftar Instansi Tersebut

Buka Musda IBI Kaltara, Suriansyah: Bidan Harus Jadi Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

(Tribunkaltim.co/Fachri)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved