Kesal Ayamnya Berhilangan, Pemilik Lalu Pasang CCTV di Kandang, Begini Hasil Temuannya

Sang pemilik yang kesal kemudian memasang kamera CCTV untuk mengetahui pelaku yang membawa ayam-ayamnya.

Kesal Ayamnya Berhilangan, Pemilik Lalu Pasang CCTV di Kandang, Begini Hasil Temuannya
surya.co.id/david yohanes
Suparni (kaus merah), tersangka pencuri ayam bangkok milik David Afianto saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kauman, Polres Tulungagung. 

Setelah sempat bertanya-tanya harga keramik, lalu pelaku meminta nomer HP korbannya yang merupakan karyawan toko keramik dengan dalih untuk menanyakan lebih lanjut mengenai keramik.

Lalu, Sabtu (21/9) malam sekitar pukul 20.40 Wita, korban dihubungi oleh salah satu pelaku untuk bertemu di dekat pintu keluar Kebun Raya Samarinda (KRS), Jalan Poros Samarinda-Bontang, guna membahas pembelian keramik.

Korban pun mengiyakan ajakan itu dengan datang ke lokasi pertemuan. Selang beberapa saat kemudian, pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap korban.

Korban tidak tinggal diam saja, perlawanan dilakukan oleh korban yang membuat pelaku memukulkan besi yang didapatkan di sekitar lokasi ke arah tubuh korban, yang membuat korban tidak sadarkan diri.

Korban lalu diseret ke semak-semak dan diikat menggunakan lakban, setelah itu ditinggalkan dengan barang-barang milik korban dibawa kabur pelaku.

Barang milik korban yang dibawa kabur pelaku di antaranya, 1 unit motor, uang tunai Rp 2,6 juta, HP dan barang korban lainnya.

Akibat kejadian itu, korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena sejumlah luka yang didapatkannya.

"Setelah mendapatkan laporan dari korban, anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Dari keterangan korban dan petunjuk lainnya, pelaku berhasil kita amankan kurang lebih sepekan setelah kejadian terjadi," ucap Wakapolsek Sungai Pinang, AKP Budiarso, Selasa (1/10/2019).

Selain berhasil mengamankan kedua pelaku, Kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti dari pelaku, diantaranya motor, dua unit HP, dan besi panjang sekitar 30 Cm yang digunakan pelaku memukul korban.

"Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan, termasuk besi yang digunakan pelaku memukul korban," jelasnya Wakapolsek.

Sementara itu, salah satu pelaku, Dowi mengaku aksi tersebut dilakukan karena bingung untuk mencari pekerjaan, dan penghasilan cepat.

Hal itulah yang membuat dirinya dan pelaku lainnya nekat untuk melakukan aksi pencurian.

"Ada masalah keluarga juga, dan karena tidak ada kerjaan, spontan saja ketika lihat ada toko keramik," ucapnya singkat.

Duel dengan 2 Maling, Anggota TNI Tewas Kena Celurit, Berawal dari Upaya Gagalkan Pencurian Motor 

Dua Kaki Pelaku Pencurian Rumah di Samarinda Ini Ditembak, Beraksi Puluhan Kali Selama 5 Tahun

Pelaku Pencurian Menyamar Sebagai Polisi, Beraksi Lintas Daerah se-Kaltim, Berujung Ditembak

Dalam Sepekan, Tim Jantras Reskrim Polres Tarakan Berhasil Bekuk 5 Pelaku Pencurian

(*)

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved