Massa Mengamuk, Wali Kota Ditarik Keluar dari Kantor lalu Diseret di Jalanan Pakai Mobil

Amarah massa menjadi, mereka mengamuk sampai menarik wali kotanya dari kantor. Wali kota itu kemudian diikat, lalu diseret di jalanan pakai mobil

Massa Mengamuk, Wali Kota Ditarik Keluar dari Kantor lalu Diseret di Jalanan Pakai Mobil
TWITTER @TINTA_FRESCA
Tangkapan layar massa mengamuk, wali kota ditarik keluar dari kantor lalu diseret di jalanan pakai mobil 

TRIBUNKALTIM.CO - Amarah massa menjadi, mereka mengamuk sampai menarik wali kotanya dari kantor. Wali kota itu kemudian diikat, lalu diseret di jalanan pakai mobil pikap. Videonya viral di jagad maya. Apa sebab?

Diketahui, wali kota yang diamuk massa itu adalah salah seorang wali kota di Meksiko.

Ia mengalami luka-luka setelah dia diikat dan diseret di jalanan menggunakan truk pikap bak terbuka.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni Kecewa Terhadap Kinerja Bawaslu, Bagi-Bagi Beras tak Ditindak

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi Mengaku tak Pernah Dilibatkan di Pembahasan Ibu Kota Negara

Didatangi Vicky Prasetyo, Zaskia Gotik Ngamuk pada Raffi Ahmad: Gua Tonjok Lu!

Gara-gara Rokok, Putra Penyanyi Dangdut Elvy Sukaesih Mengamuk di Warung Kelontongan

Insiden itu menimpa Wali Kota Las Margaritas, Jorge Luis Escandon Hernandez, pada Selasa (8/10/2019).

Dikatakan bahwa para pelaku menyeret wali kota sebagai bentuk protes.

Dilansir AFP, kejadian bermula dari rombongan puluhan anggota komunitas adat Tojolabal dengan bersenjatakan tongkat dan kayu memaksa masuk ke kantor wali kota Las Margaritas di negara bagian Chiapas.

Mereka lantas menarik keluar wali kota dari kantornya, mengikatnya ke bagian belakang mobil pikap, dan kemudian mulai menyeretnya.

Kejadian itu sempat disaksikan oleh para warga dan pengguna jalan yang melintas.

Namun, tidak ada yang berani melawan atau mengentikan aksi gerombolan itu.

Barulah setelah sang wali kota diseret sejauh beberapa puluh meter di jalan, datang polisi bersama sejumlah aparat negara lainnya, yang lantas menghentikan tindak penyiksaan itu dan membebaskan wali kota.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved