Perppu KPK, Najwa Shihab Cium Aroma Surya Paloh Ingin Jatuhkan Joko Widodo, Respon Johnny G Plate

Najwa Shihab mengonfirmasi soal ucapan Surya Paloh soal Presiden Joko Widodo bisa dimakzulkan jika terbitkan Perppu KPK pada Johhny G Plate

Perppu KPK, Najwa Shihab Cium Aroma Surya Paloh Ingin Jatuhkan Joko Widodo, Respon Johnny G Plate
Instagram/najwashihab
Najwa Shihab saat menjadi presenter Mata Najwa 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Joko Widodo belum juga menerbitkan Perppu KPK.

Sebelumnya, Ketum Nasdem, Surya Paloh menyebut ada potensi Presiden Joko WIdodo dimakzulkan bila terbitkan Perppu KPK.

Pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab mencurigai Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, ada niatan untuk mengancam akan menjatuhkan Presiden Joko Widodo jika sampai menerbitkan Perppu KPK, untuk mencabut UU KPK hasil revisi.

Arteria Dahlan Tunjuk Seseorang Naik ke Panggung Mata Najwa, Najwa Shihab: Saya yang Berhak Menunjuk

Sekjen PDIP Jelaskan Alasan Presiden Joko Widodo Tak Terbitkan Perppu KPK, Mahasiswa Penyebanya

Soal Janji hingga Wibawa Presiden Jokowi, Peneliti Ungkap Dampak Baik dan Buruk Terbitnya Perppu KPK

Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate memberi pembelaan dan menyebut Surya Paloh hanya memberi peringatan kepada Presiden Joko Widodo.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Johnny G Plate dalam tayangan 'Mata Najwa' di TRANS7, Rabu (9/10/2019).

Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate dalam acara 'Mata Najwa' TRANS7, Rabu (9/10/2019). Tanggapi kecurigaan Najwa Shihab, Johnny membela Surya Paloh dan menyebutnya hanya memberi peringatan kepada Presiden Joko Widodo. (trans7.co.id)

Awalnya, tayangan tersebut menampilkan perkataan Surya Paloh tentang Perppu KPK saat di Kompleks DPR dan MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Dalam ucapannya itu, Surya Paloh menganggap tindakan mahasiswa dan masyarakat yang demo meminta Presiden Joko Widodo menerbitkan Perppu bukanlah tindakan tepat.

Bagi Surya Paloh, bisa-bisa protes rakyat dimanfaatkan pihak tertentu atau dipolitisasi dan berujung pada pemakzulan atau menjatuhkan Presiden Joko Widodo.

"Salah loh, mungkin masyarakat tidak tahu kalau sudah masuk ke ranah sana, presiden kita paksa keluarkan Perppu, ini justru dipolitisir.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved