Polda Kaltim dan Dinas Kehutanan Gagalkan Penyelundupan 700 Kubik Kayu Galam ke Madura

Dit Polairud Polda Kaltim dan Dinas Kehutanan Kalimantan Timur gagalkan penyelundupan kayu ilegal jenis Kayu Galam dari hutan di Kalimantan Timur

Polda Kaltim dan Dinas Kehutanan Gagalkan Penyelundupan 700 Kubik Kayu Galam ke Madura
tribunkaltim.co/Zainul
Ratusan Kayu Galam hasil pembabatan hutan lindung dan cagar alam di wilayah Kabupaten Peser, Kalimantan Timur gagal diselundupkan setelah ditangkap petugas Ditpolairut Polda Kaltim bekerjasama dengan Dinas Kehutanan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Aktivitas penebangan hutan di Kalimantan Timur, termasuk di Cagar Alam, marak terjadi.

Padahal sebagian besar hutan di Kalimantan Timur termasuk hutan lindung.

Hal ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri karena tidak menutup kemungkinan hutan di Kalimantan Timur secara perlahan tapi pasti akan habis.

Angkut Kayu Galam tanpa Dokumen, Pemilik 2 Truk Kayu Ilegal Diamankan Subdit Gakkum Polda Kaltim

Polres PPU Tangkap Dua Mobil Angkut Kayu Ilegal, Tiga Warga Babulu Ikut Diamankan

Dapat Upah Rp 4 juta, Empat Warga Nekat Bawa Kayu Ilegal

Akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Aktivitas pembabatan hutan di Kalimantan Timur itu terbongkar setelah pihak Direktorat Polisi Perairan dan Udara atau Dit Polairud Polda Kaltim beserta Baharkam Mabes Polri dan Dinas Kehutanan Kalimantan Timur berhasil menggagalkan penyelundupan sebanyak 700 kubik kayu ilegal jenis Kayu Galam.

Kayu ini diduga hasil penebangan liar dikawasan hutan lindung di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis (3/10/2019).

Diketahui rencananya kayu ilegal tersebut akan diselundupkan di wilayah Madura, Provinsi Jawa Timur.

Untuk selanjutnya dijadikan sebagai kayu olahan dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi.

Untuk mengantisipasi terjadinya aktivitas ilegal logging serupa, Dinas Kehutanan Kalimantan Timur menggandeng aparat kepolisian beserta instansi terkait lainnya untuk memperketat pengamanan dan pengawasan hutan di Kalimantan Timur.

"Kayu Galam ditemukan paling banyak tumbuh di wilayah Kabupaten Paser khususnya di kawasan pesisir sehingga ditetapkan oleh pemerintah menjadi kawasan cagar alam.

Halaman
12
Penulis: Zainul
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved