Menkopolhukam Wiranto Ditusuk

Menkopolhukam Wiranto Ditusuk, Sebagian Komentar Publik Justru tak Simpatik, Begini Analisa Psikolog

Dari sekian banyak komentar yang muncul di media sosial mengenai tragedi yang menimpa Menkopolhukam Wiranto, sebagian orang justru merasa 'senang'.

Menkopolhukam Wiranto Ditusuk, Sebagian Komentar Publik Justru tak Simpatik, Begini Analisa Psikolog
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menkopolhukam Wiranto saat buka acara Pelatihan Bersama Peningkatan Kapasitas Aparat Penegak Hukum Dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi Wilayah Hukum Provinsi Banten, di Hotel Santika Premiere Bintaro, Jalan Dr. Satrio, Tangerang Selatan, Banten, Senin (27/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Menkopolhukam Wiranto ditusuk orang tak dikenal di Pandeglang, Kamis (10/10/2019) siang. 

Akibatnya, Menkoplhukam Wiranto mengalami luka di perut kirinya.

Peristiwa ini kemudian menjadi perbincangan ramai di internet terutama di berbagai media sosial dan grup percakapan. 

Tapi, yang menarik seperti dikutip dari kompas.com, dari sekian banyak komentar yang muncul di media sosial mengenai tragedi yang menimpa Menkopolhukam Wiranto, sebagian orang justru merasa 'senang'.

Mengapa ada orang yang menunjukkan respon seperti ini?

Kompas.com meminta analisa dari psikolog sosial Hening Widyastuti.

Kasus penyerangan Wiranto dan komentar publik, ,enurut Hening, erat kaitannya dengan kasus politis yang sifatnya rentan dan sensitif.

Hening mengatakan, "Pak Wiranto menjabat sebagai Menkopolhukam, ada kaitan secara langsung atau tidak langsung, yang bertanggung jawab dengan situasi kondisi keamanan saat ini yang tidak stabil di Indonesia." 

"Kasus demo di mana-mana, serang menyerang lewat media sosial maupun di lapangan antara pendukung yang satu dengan yang lain, belum kasus kemanusiaan di Papua, dan lain sebagainya." 

Menurut Hening, semua topik keamanan yang terjadi di Indonesia saat ini, telah menjadi trending topic di masyarakat Indonesia dan dunia.

Rekaman saat Wiranto ditusuk
Rekaman saat Wiranto ditusuk (Tangkap Layar kompastv.live)
Halaman
123
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved