Pilkada Balikpapan

Pilkada Balikpapan, Walikota Ingatkan Pilih Calon Kepala Daerah yang Berpartisipasi Membangun Kota

Penjaringan calon kepala daerah di kota Balikpapan periode 2020 mendatang terus menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Pilkada Balikpapan, Walikota Ingatkan Pilih Calon Kepala Daerah yang Berpartisipasi Membangun Kota
TRIBUNKALTIM.CO/ ZAINUL
Walikota Balikpapan Rizal Effendi memberikan keterangan terkait Pemilukada kota Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pilkada Balikpapan, Walikota Ingatkan Pilih Calon Kepala Daerah yang Berpartisipasi Membangun Kota

Penjaringan calon kepala daerah di kota Balikpapan periode 2020 mendatang terus menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Tidak hanya para calon kepala daerah saja, tetapi juga kalangan masyarakat yang sudah tercatat sebagai peserta wajib pilih agar dapat menggunakan hak pilih sebaik-baiknya.

Jelang Bergulirnya Pilkada 2020, Begini Strategi yang Dilakukan PKS dalam Pilkada Balikpapan

Mr Gamayel Hibur Undangan Usai Launching Pilkada Balikpapan 2020, Istri Cemburui Kotak Suara

Launching Pilkada Balikpapan Dimulai Hari Ini di BSCC, Dihadiri Ribuan Tamu

Baliho Mulai Menjamur, Tengok Akselarasi Politik Syukri Wahid dalam Songsong Pilkada Balikpapan

Terkait peserta wajib pilih,  Walikota Balikpapan Rizal Effendi juga turut angkat bicara dan mengingatkan masyarakat agar tidak memilih pemimpin karena uang,

sehingga Pilkada di 2020 nanti bebas dari praktik money politics.

Terlebih lagi dirinya dipastikan tahun depan tak lagi berkesempatan bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Balikpapan karena telah dua periode memimpin Balikpapan.

“Pilkada tahun depan kita berupaya ya agar Pilkada bebas dari praktik money politics,

jangan sampai ada lagi masyarakat wajib pilih yang memilih kepala daerah karena dikasih uang," katanya, Jumat (11/10).

Rizal Effendi juga mengimbau masyarakat agar memilih pemimpin yang berintegritas dan bermartabat demi Kota Balikpapan yang lebih baik.

Mengingat, Balikpapan dalam beberapa tahun ke depan menjadi bagian dari penyangga Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.

"Masyarakat harus pintar-pintar memilih calon kepala daerah yang betul-betul berpartisipasi membangun Balikpapan yang lebih maju," Pungkasnya

Diketahui pada pilkada Balikpapan tahun 2020 nanti dikucurkan anggaran yang bernilai cukup besar yakni mencapai Rp 73,3 miliar kepada KPU Kota Balikpapan, Bawaslu maupun pihak kemanan.

Kader PDIP Merasa Percaya Diri jadi Bacalon Pilkada Balikpapan di Tahun 2020

Pilkada Balikpapan, Safaruddin Puji Yaser Arafat, Putra Syahril HM Taher, Isyarat Berpasangan

Oktober Ini, PDI Perjuangan Bakal Survei 7 Kandidat Petarung di Pilkada Balikpapan

Hadapi Pilkada Balikpapan 2020, PKB Komit Pertahankan Koalisi dengan PDI Perjuangan

Jika dikalkulasi secara sederhana dengan jumlah pemilih tetap 460 ribu suara yang ada saat ini di kota Balikpapan maka satu suara senilai Rp 170 ribu.

Penggunaan tata kelola anggaran KPU Balikpapan itu nantinya akan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) maupun pihak Kejaksaan. (*)

Penulis: Zainul
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved