Menkopolhukam Wiranto Ditusuk

Potret Keluarga Pelaku Penusuk Menkopolhukam Wiranto, Pamit ke Jakarta untuk Cari Kerja

Kasus penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Jenderal Purn Wiranto, tak hanya melibatkan seorang pria

Potret Keluarga Pelaku Penusuk Menkopolhukam Wiranto, Pamit ke Jakarta untuk Cari Kerja
Istimewa
Dua pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto yang merupakan suami istri, Syahril Amansyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Jenderal Purn Wiranto, tak hanya melibatkan seorang pria bernama Syahril Alamsyah (31) alias Abu Rara.

Ada seorang wanita yang ikut ditangkap karena berada di lokasi penusukan bersama Abu Rara dan kedapatan membawa senjata tajam.

Perempuan tersebut Fitria Diana alias Fitri Andriana (21), tercatat sebagai warga Brebes, Jawa Tengah. 

Menkopolhukam Wiranto Ditusuk, Pengamanan Terhadap Jokowi Dievaluasi

Krisdayanti Komentari Kabar Wiranto Ditusuk, Tak Bisa Telan Makanan hingga Singgung Pengamanan

Motif Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto Dibeberkan Kepala BIN Sel Seperti ini Cukup Banyak

Polisi Sebut Bos Penusuk Wiranto Sudah Diamankan Densus 88 Lebih Dulu

Orangtua Fitri, Sunarto dan Karti, langsung syok karena tak menduga anaknya terlibat dalam kasus tersebut.

"Mereka kaget dan syok. Mereka tidak pernah menduga akan terjadi seperti ini," kata Kepala Desa (Kades) Sitanggal, Kecamatan Larangan, Brebes, Untung Andi Purwanto, yang turut mendampingi pemeriksaan dan penggeledahan di rumah orangtua Fitri, Kamis (10/10)/2019.

Kedua orangtua Fitri Andriana langsung diamankan petugas Polres Brebes setelah terjadi kasus penusukan terhadap Wiranto di Pandeglang, Banten.

Petugas juga menggeledah rumah dan menemukan enam anak panah, busur, dan berbagai buku yang diduga ada kaitannya dengan paham radikal Negara Islam Irak-Suriah (ISIS).

Menurut Untung, kedua orangtua Fitri, tak ada yang menangis terkait dengan kasus yang membelit anak mereka.

"Tidak menangis, hanya kaget dan syok. Karena mereka itu keluarga miskin, jadi seolah tak percaya anaknya seperti itu," katanya.

Untung juga mengaku kaget saat mengetahui seorang warganya terlibat kasus penusukan terhadap Wiranto.

Terlebih ada dugaan Fitri terpapar paham radikal ISIS. Ia mengakui diminta petugas mendampingi saat pemeriksaan terhadap orangtua Fitri dan penggeledahan rumah.

Halaman
1234
Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved