Setelah Tunjuk-tunjuk Emil Salim, Arteria Dahlan Dicap Pembohong oleh Laode M Syarif KPK
Pimpinan KPK, Laode M Syarif menyebut Arteria Dahlan yang berdebat dengan Emil Salim, sebagai pembohong, ini alasannya
TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif angkat bicara soal sosok Arteria Dahlan.
Diketahui politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan belakangan viral setelah aksinya berdebat dengan Emil Salim dinilai kurang sopan.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif menyebut plitikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan pembohong karena mengatakan KPK tak pernah membuat laporan tahunan.
• Arteria Dahlan Desak Feri Amsari Soal Bayaran KPK, Jawab Najwa Shihab Ini Buat Hadirin Tepuk Tangan
• Arteria Dahlan Disoraki saat Tinggalkan Panggung Mata Najwa, Salaman Dong Pak, Ini Cuma Debat
• Siasat Najwa Shihab Stop Debat Arteria Dahlan vs Emil Salim, lalu Skakmat saat Jeda Iklan Mata Najwa
Padahal, kata Laode M Syarif, Arteria Dahlan bahkan pernah hadir saat diundang oleh KPK dalam mempublikasikan laporan tahunan.
"Arteria Dahlan itu bohong dan bahkan berani bentak-bentak orang tua.
Padahal yang dia sampaikan tidak ada yang benar," kata Laode kepada wartawan, Jumat (11/10/2019).
Salah satu contohnya, sebut Laode M Syarif, yakni saat pihaknya mengundang sejumlah anggota DPR RI, termasuk Arteria Dahlan, saat mempublikasikan laporan tahunan tahun 2018.
Khusus Laporan tahunan 2018, KPK menggunakan format baru yang menekankan pada grafis agar mudah dipahami masyarakat.
KPK juga membeberkan laporan tersebut di situsnya.
Laporan tersebut berisi tentang kinerja pegawai KPK secara keseluruhan, yang terdiri dari tim monitoring, supervisi, koordinasi, penindakan, dan pencegahan.
Seraya menunjukan foto-foto kehadiran Arteria Dahlan dalam acara tersebut, Laode M Syarif juga menunjukan sejumlah berita sejumlah media yang memperlihatkan Politikus PDI Perjuangan itu hadir dalam acara publikasi laporan tahunan KPK.
"Itu contoh yang dia bilang bahwa KPK tidak buat laporan tahunan tapi sat peluncuran (laporan tahunan) dia hadir," kata Laode M Syarif.

Trik Najwa Shihab
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan kembali menjadi sorotan publik seusai tampil untuk menyampaikan argumennya di acara Mata Najwa.
Pada episode 'Ragu-ragu Perpu' tersebut menjadi ring debat antara Arteria Dahlan dan Emil Salim.
Pertemuan yang membahas soal Perppu KPK yang menuai pro dan kontra ini memanas lantaran bertemunya wakil rakyat alias DPR dan perwakilan rakyat melalui suara Lembaga Survei Indonesia (LSI).
• Arteria Dahlan Disoraki saat Tinggalkan Panggung Mata Najwa, Salaman Dong Pak, Ini Cuma Debat
• Siasat Najwa Shihab Stop Debat Arteria Dahlan vs Emil Salim, lalu Skakmat saat Jeda Iklan Mata Najwa
• Ada Kata Politisi Gila Hormat, Inilah Perubahan Profil Arteria Dahlan di Wikipedia yang Jadi Sorotan
• Siapakah Arteria Dahlan yang Bentak Emil Salim di Mata Najwa? Segini Deretan Harta Kekayaannya
Nama Arteria Dahlan pun santer dibicarakan masyarakat lantaran sikapnya yang dianggap kurang santun saat menyampaikan argumen.
Terlebih kepada seorang profesor dari Universitas Indonesia, Emil Salim yang mewakili suara non partai.
Aksi itu pun membuat nama Arteria Dahlan menjadi trending topic di Twitter.
Banyak warganet yang menyayangkan sikap Arteria Dahlan sebagai anggota DPR yang tidak menjadi contoh yang baik ke dalam sebuah cuitan.
Setidaknya sudah ada 48 ribu cuitan yang menyertakan nama Arteria Dahlan.

Menariknya, salah satu momen break syuting Mata Najwa yang terekam dalam sebuah video menjadi viral di media sosial.
Rekaman tersebut memperlihatkan suasana break syuting dengan para narasumber masih duduk di kursi masing-masing.
Kemudian Arteria Dahlan mempertanyakan kepada Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas, Feri Amsari terkait aliran dana dari KPK.
"Anda dapet aliran dana enggak sih dari KPK?" tanya Arteria Dahlan.
Namun, tak terdengar jelas jawaban Feri Amsari.
Arteria Dahlan pun terus mendesak Feri Amsari untuk menjawabnya.
"Enggak saya nanya maksudnya," desak Arteria Dahlan di sela-sela break syuting.
Najwa Shihab pun langsung menengahi dengan jawaban yang lantang.
"Enggak semua orang bisa dibayar bang Arteria," timpal Najwa Shihab dengan suara tinggi dan diiringi riuh tepuk tangan penonton.
"Anda bertanya apakah Feri Amsari, Direktur Pusat Studi Konstitusi Andalas dibayar oleh KPK. Tidak semua orang bisa dibayar untuk melakukan sesuatu," tegas Najwa Shihab.
"Itu tadi saya bilang tentang DPR mbak Nana," jelas Arteria Dahlan.
"Oh DPR memang biasa bayar membayar," jawab Najwa Shihab diiringi riuh sorakan dan tepuk tangan penonton.
Video yang diunggah oleh akun @elmoseptianlagi itu pun menjadi viral di Twitter.
Unggahan dengan keterangan "Mbak Nana aku padamu," itu sudah ditonton sebanyak 48,2 ribu penayangan dan di-retweet sebanyak 1,7 kali. (*)